(0)


Housing-Estate.com, Jakarta - Direktoran Jenderal (Ditjen) Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) tahun ini akan membangun 50 paket rumah susun sewa (Rusunawa) dan 48 paket rumah khusus. Rumah tersebut  akan dibangun Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perumahan di seluruh Indonesia.

Rencana tersebut memerlukan kerjasama dan koordinasi dengan pihak yang membutuhkan hunian sewa seperti pemerintah daerah, TNI/Polri, pesantren, asosiasi, dll. Selain itu lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan secara administratif juga harus siap. Apabila lahannya tidak clean and clear lokasinya akan dipindahkan ke tempat lain yang lebih siap.

“Makanya butuh koordinasi yang baik karena tahun ini cukup banyak yang akan kami bangun untuk memenuhi kebutuhan hunian yang sangat besar,” ujar Syarif Burhanuddin, Dirjen Penyediaan Perumahan Kemenpupera di Jakarta, Senin (3/4).

Kesiapan administrasi itu antara lain mencakup sertipikat tanah dan izin mendirikan bangunan (IMB). Tanpa dua hal itu pembangunan proyek Rusunawa dan rumah khusus bisa mengalami kendala dan batal. Hal lain yang diperlukan kesiapannya adalah pejabat pembuat komitmen (PPK), kontraktor pelaksana, dan manajemen konsultan.  Ini untuk menjamin pembangunan proyek sesuai dengan ketentuan dan untuk menghindari komplain di kemudian hari.

“Untuk mengembangkan proyek Rusunami dan rumah khusus kami sudah punya standar yang baik, makanya pihak-pihak yang membutuhkan harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik supaya tidak ada kendala di lapangan,” imbuhnya.

Sumber : housing-estate.com

Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 11 November 2019
Ini Salah Satu Kiat Pengembang Memasarkan Produk Properti
Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan properti sering dianggap paling anti terhadap perubahan yang terjadi sebagai dampak dari pesatnya kemajuan teknologi.Anggapan tersebut dipatahkan dengan adanya kerja sama yang dijalin para pengembang dengan perusahaan teknologi di bidang properti.Presiden Direktur Gapuraprima Group Arvin F. Iskandar mengatakan bahwa daripada berkompetisi, pihaknya justru memilih untuk menjalinBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 11 November 2019
Insentif di Sektor Properti Diharapkan Mulai Terasa Pada 2020
Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang berharap beberapa insentif yang diberikan pemerintah dan perbankan bisa mulai terasa dampaknya terhadap sektor properti pada tahun depan.Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Olivia Surodjo mengatakan sejumlah insentif yang diberikan pemerintah maupun perbankan diharapkan bisa menggairahkan kembali industri properti yang sudah cukup lama lesu.“Kondisi [pasar properti] padaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 4 November 2019
Mengenal Konsep Pengembangan Mixed Use
KOMPAS.com - Permintaan properti yang terus meningkat setiap tahunnya membuat para pengembang harus inovatif, dan memenuhi permintaan tersebut dengan berbagai kreativitas. Salah satu inovasi dan kreativitas yang dibutuhkan adalah mengintegrasikan semua jenis, dan fungsi properti ke dalam satu kawasan pengembangan yakni mixed use development. Di Indonesia, konsep ini sejatinya sudah lamaBaca Selengkapnya