Daily Update Edisi 21 Agustus 2017

22 August 2017 11:00:00
Ekonomi-Bisnis Terkini
  • Kementrian PU dan Perumahan Rakyat menyebutkan ada sekitar 30%-40% atau 150 ribu-200 ribu rumah bersubsidi yang telah akad kredit tidak dihuni oleh pembelinya. Konsumen mengeluh kualitas rumah bersubsidi yang berkualitas rendah dan tidak layak huni, antara lain kurangnya ketersediaan air bersih dan listrik.
  • Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB memutuskan Hartadi A Sarwono sebagai Komisaris Utama dan Destry Damayanti sebagai Komisaris.

Pasar Hari Ini
  • IHSG turun 32.84 poin atau 0.56% ke posisi 5,861.00. Dua sektor tercatat menguat yang mana sektor Keuangan membukukan penguatan tertinggi dengan naik 0.51%. Sektor Barang Konsumsi membukukan pelemahan terdalam dengan turun 2.35%. Dari total saham yang diperdagangkan, tercatat 113 saham menguat, 202 saham melemah, 134 saham stagnan, dan 110 saham tidak diperdagangkan. Investor asing membukukan net sell Rp1,523.93 miliar. Volume perdagangan tercatat 6.78 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6.72 triliun.
  • Indeks STI turun 0.15% ke level 3,246.99. Indeks Nikkei 225 turun 0.40% ke level 19,393.13. Indeks Hang Seng naik 0.40% ke level 27,154.68. Indeks Shanghai naik 0.56% ke level 3,286.91. Indeks Shenzen naik 0.74% ke level 1,916.42. Indeks Dow Jones naik 0.13% ke level 21,703.75. Indeks S&P500 naik 0.12% ke level 2,428.37. Indeks FTSE turun 0.07% ke level 7,318.88.
  • Yield SUN bertenor 5 tahun turun 0.14% ke level 6.6900. Yield obligasi korporasi bertenor 1 tahun turun 0.29% ke level 7.8338.
  • Nilai tukar rupiah menguat terhadap semua mata uang acuan (hard currency) kecuali euro dan yen. Rupiah terhadap dollar AS di pasar spot diperdagangkan dikisaran Rp13,355 atau terapresiasi 0.10%.
Tags

Artikel Terkait

Daily Update Edisi 29 Juni 2016

Bank Indonesia akan menaikan plafon limit transaksi uang elektronik yang terdaftar, yakni dari Rp5 juta menjadi Rp10 juta sementara yang tidak terdaftar tetap maksimal Rp5 juta. Perusahaan penerbit uang elektronik tercatat sebanyak 21 perusahaan yang terdiri dari bank dan perusahaan telekomunikasi dan berpotensi bertambah karena ada 20 perusahaan lainnya yang sedang mengajukan izin penerbitan uang elektronik. Bank Commonwealth mengubah fokus perusahaan dari kredit komersial ke kredit

Daily Update Edisi 29 Juli 2016

Rilis statistik terbaru Bank Indonesia menyebutkan likuiditas perekonomian, sebagaimana tercermin dari uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh 8,7% (yoy) pada Juni 2016. Akselerasi pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh meningkatnya pertumbuhan kredit perbankan dan aktiva luar negeri bersih. Rilis data terbaru Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) menyebutkan jumlah rekening simpanan dengan saldo lebih dari Rp2 miliar meningkat 0,83% (MoM) menjadi 182 juta rekening pada Mei 2016. Jumlah nominal dari rekening tersebut mencapai Rp2.007,87 triliun.

Daily Update Edisi 28 Juli 2016

Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Indonesia bisa tumbuh 5% pada semester I-2016. Defisit APBN yang berada di kisaran 1,8%-1,9% atau jauh di atas target pemerintah 2,4% menjadi salah satu pendorong. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk tidak mengubah tingkat bungapenjaminan. Dengan demikian, untuk periode 24 Juni-14 September 2016, tingkat bunga penjaminan simpanan rupiah dan valas di bank umum masing-masing 6,75% dan 0,75% serta simpanan rupiah di BPR 9,25%.