(0)

Harga Rumah Naik 0,49 Persen
Berita Terkini | 13 Mei 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) merilis hasil survei Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) pada kuartal I-2019.

Pada kuartal ini, kenaikan IHPR sebesar 0,49 persen. Kenaikan ini lebih tinggi dibanding kuartal IV tahun 2018 yang sebesar 0,35 persen.

Dalam hasil survei tersebut, kenaikan harga properti residensial secara triwulanan menguat pada periode ini.

"Meningkatnya harga properti residensial terjadi pada rumah tipe kecil dan menengah. Pada periode ini, harga rumah tipe kecil naik dari 0,39 persen menjadi 0,72 persen," tulis BI.

Kemudian harga rumah tipe menengah naik 0,60 persen dari sebelumnya 0,28 persen. Sementara harga rumah tipe besar mengalami perlambatan dari 0,39 persen dari menjadi 0,20 persen. 

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga properti residensial tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 2,67 persen.

Sedangkan pertumbuhan harga properti residensial terendah terjadi di Kota Pekanbaru sebesar -0,02 persen. 

Berdasarkan tipe, kenaikan harga rumah tipe kecil tertinggi terjadi di Kota Batam dengan angka 3,95 persen, sedangkan kenaikan terendah berlangsung di Yogyakarta, Medan, Pontianak, Pekanbaru, dan Samarinda.

Masing-masing mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,00 persen.

Kota Batam juga mencatat kenaikan harga rumah tipe menengah tertinggi dengan angka 2,65 persen.

Sementara pertumbuhan harga rumah terendah berlangsung di Balikpapan dengan -0,30 persen.

Selanjutnya untuk rumah tipe besar, Kota Batam menempati posisi tertinggi dengan kenaikan sebesar 1,4 persen. Sedangkan pertumbuhan harga rumah terendah terjadi di Pekanbaru sebesar -0,05 persen.

Laporan BI juga mengatakan, persentase jumlah konsumen yang menggunakan fasilitas KPR dalam pembelian properti residensial seebsar 74,16 persen.

Sedangkan penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) pada periode ini juga meningkat menjadi 4,02 persen dari  sebelumnya 1,14 persen.


Sumber : properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 15 Juli 2019
Program Perumahan, PUPR : Perlu Percepatan Pelaksanaan Fisik
Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan evaluasi tengah tahun pelaksanaan program perumahan untuk masyarakat Indonesia. Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, demi tercapainya Program Satu Juta Rumah, diperlukan percepatan pelaksanaan pembangunan fisik dan pengawasan di lapangan.“Kami terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pembangunan rumahBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 15 Juli 2019
Target Program Sejuta Rumah 2019 hingga Juli Mencapai 50 Persen
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk mendorong capaian program satu juta rumah.Hal tersebut dilakukan guna mencapai target pembangunan rumah yang telah ditetapkan Kementerian PUPR pada 2019 yakni 1,25 juta unit rumah.Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menjelaskan bahwaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 15 Juli 2019
Negara-Negara Ini Berisiko Alami Penggelembungan Properti
Bisnis.com, JAKARTA — Perekonomian global yang sedang rentan berpotensi memicu penggelembungan sektor perumahan di beberapa negara. Berdasarkan riset Bloomberg Economics, Kanada dan Selandia Baru mengalami perekonomian paling rapuh dan menyebabkan harga rumah terkoreksi.Riset itu menunjukkan bahwa Kanada dan Selandia Baru mengalami laju yang tidak stabil jika dilihat dari biaya yangBaca Selengkapnya