(0)

Kecenya Hunian Mikro di Jepang
Info Terbaru | 7 Januari 2019
KOMPAS.com - Biro arsitek Jepang, Masahiko Fujimori, menyulap sebuah area seluas 705,7 meter persegi menjadi komunitas hunian mikro di bagian utara Kota Hiroshima.

Bertajuk Chronos Dwell, kawasan hunian ini dikelilingi bukit rendah dengan akses yang mudah menuju pusat kota.

Tentunya, kawasan hunian ini cocok bagi pasangan keluarga muda yang baru saja memulai bahtera rumah tangga.

Chronos Dwell Chronos Dwell(Designboom)

Sejatinya, hunian mikro ini merupakan apartemen keluarga yang terkoneksi antara satu dengan yang lain.

Ada 15 unit kompleks apartemen yang disusun sebagai volume individu untuk menghindari masuknya gedung tinggi di wilayah tersebut.

Chronos Dwell Chronos Dwell(Designboom)

Seperti disebutkan, apartemen ini memiliki halaman yang berfungsi sebagai jalur penghubung.

Fujimori sengaja merancang sebuah komunitas mikro, di mana di dalam area tersebut terdapat empat kelompok yang masing-masing mengelilingi halaman tengah.

Chronos Dwell Chronos Dwell(Designboom)

Jalur tersebut berfungsi sebagai ambang transisi antara halam dan interior setiap unit.

Setiap volume memiliki ketinggian lantai yang bervariasi, serta menampilkan kekayaan dari ruang interior lofted yang unik.

Setiap unit kompleks juga dipisahkan dengan teras pribadi yang menjadi penanda antara unit satu dengan unit yang lain.

Sumber: properti.kompas.com

Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 25 Maret 2019
Tips Praktis Memulai Bisnis Sewa Apartemen
JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi masyarakat urban perkotaan, tinggal disebuah apartemen menjadi pilihan utama. Lokasi yang strategis serta didukung dengan kelengkapan fasilitas, membuat tinggal di hunian vertikal merupakan keputusan yang logis.    Kondisi ini pun akhirnya dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan oleh para investor properti. Mereka berlomba membeli unit apartemen untuk kemudian disewakan kembali demiBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 25 Maret 2019
Kenali Tanda Tanaman Hias Anda Harus Diganti
KOMPAS.com - Tanaman hias yang kini populer perlu ditanam kembali setiap satu atau dua tahun agar tetap kuat dan sehat. Banyak dari tanaman ini tumbuh secara alami di hutan hujan. Setelah diletakkan di dalam pot, ruang yang ada semakin lama akan membatasi gerak akar tanaman. Untuk itu beberapa tanaman mungkin perluBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 18 Maret 2019
Tips Mengecat Dinding Berpola
JAKARTA, KOMPAS.com - Mengecat bukan sekadar perkara mewarnai dinding. Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa mendapatkan dinding berpola. Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/3/2019), AkzoNobel memberikan tips mengecat dinding rumah dengan pola dan beragam warna yang berbeda. Salah satu pola yang paling mudah adalah pola sarang lebah. Pola ini dapat disesuaikanBaca Selengkapnya