(0)


Kiat Mudah Merawat Tanaman di Dalam Rumah
Info Terbaru | 22 Juni 2020

KOMPAS.com-Tanaman hiasmampu menciptakan lingkungan yang ramah dan meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.

Namun tanaman hias yang ditempatkan di dalam rumah memerlukan usaha ekstra agar berfungsi maksimal.

Berikut cara mudah merawatnya:

Mengelap daun dengan susu

Daun kotor seringkali jadi masalah pada tanaman hias jenis daun. Daun seringkali kotor karena debu menempel di permukaannya.

Apabila dibiarkan, daun jadi kusam dan kehilangan pesonanya. Akumulasi kotoran tersebut juga membuat daun kehilangan kemampuan untuk menyerap sinar matahari, yang pada akhirnya menggangu proses fotosintesis. Itu artinya mengurangi energi pertumbuhan.

Untuk membuat tanaman tampak segar dan cerah, Anda dapat menggunakan susu bubuk yang dicairkan.

Caranya adalah dengan menggunakan susu bubuk yang telah dicairkan. Kemudian masukkan kapas ke dalam susu dan gunakan untuk mengelap daun tanaman. Setelah selesai, keringkan dengan kapas bersih.

Anda bisa melakukan pembersihan pada saat cuaca baik sehingga daun segera kering

Tambahkan penyaring

Cara lain adalah dengan menambahkanpenyaring kopi pada dasar pot. Cara ini diterapkan sebelum Anda mulai mananam tanaman.

Hal ini memungkinkan kelebihan air tetap mengalir melalui lubang drainase, tetapi tanah tetap berada di tempatnya tanpa tergerus air.

Selain penyaring, Anda juga bisa menggunakan spons pada bagian bawah pot, Spons berfungsi membantu mengumpulkan kelebihan air saat penyiraman. Dengan demikian, Anda tidak perlu panik jika lupa menyiram tanaman.

Ilustrasi tanaman dalam ruangan Ilustrasi tanaman dalam ruangan(shutterstock)

Menggunakan kopi bubuk

Mencampur tanah dengan kopi bubuk bisa membantu tanamanan untuk tumbuh. Kopi bubuk diyakini kaya akan nutrisi.

Ini adalah komposisi cerdas jika Anda memutuskan untuk mencampur bubuk kopi bubuk dengan kompos.

Menumbuhkan bibit

Kulit lemon memiliki manfaat untuk tanaman. Bagian luar kulit buah ini daopat digunakan untuk menumbuhkan bibit.

Setelah bibit tanaman mengeluarkan kecambah, Anda bisa langsung memindahkannya ke dalam pot.

Tempatkan tanaman dekat dengan sumber cahaya

Amati jumlah matahari pagi atau sore yang akan didapatkan, sebelum meletakkan tanaman di tempat khusus.

Tanaman dengan dedaunan berwarna cerah membutuhkan lebih banyak cahaya daripada yang lain. Jika memungkinkan, Anda bisa memutar pot tanaman setiap 1-2 hari sekali agar pertumbuhan tanaman di setiap sisi merata.

Merawat tanaman layu

Jika tanaman sudah mulai layu, langkah pertama adalah memmotong bagian tanaman yang layu. Kemudian siram tanaman secara rutin

Namun jika tanaman sudah benar-benar mati, Anda mungkin harus menanamnya dari awal.

Apabila tidak ingin membeli tanaman lagi, Anda bisa menggunakan sisa-sisa sayuran yang tidak jadi dimasak.

Ketimbang membeli bibit khusus dari toko, menanam sayuran segar relatif lebih murah. Anda bisa menggunakan teknik lain seperti stek atau membeli tanaman yang sudah cukup kuat untuk dipindahkan ke taman


Sumber : properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 12 Agustus 2020
Wabi-sabi, Inspirasi Desain Interior Jepang yang Makin Digandrungi
KOMPAS.com - Anda mungkin punya ide unik untuk menciptakan dekorasi rumah yang tak biasa. Ada beberapa pilihan dekorasi rumah yang bisa Anda terapkan seperti Japandi, Skandinavia, dan terbaru adalah " Wabi-sabi". Inspirasi desain asal Jepang ini makin digandrungi karena mengakomodasi kepraktisan, kesederhanaan, dan tidak terlalu teratur. Lantas, apa itu "Wabi-sabi"? "Wabi-sabi"Baca Selengkapnya
Info Terbaru | 11 Agustus 2020
Setelah Pandemi, Desain Hunian Sekaligus Ruang Kerja Bakal Ngetren
KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 membuat pemilik rumah mengubah tata letak hunian mereka. Beberapa memanfaatkan sisa ruangan di dalam rumah menjadi ruang kerja pribadi. Bahkan ada yang membuat ruang kerjanya sendiri di ruangan khusus. Pada awalnya orang-orang melihat kebutuhan akan ruang kerja di rumah hanya bersifat sementara sampai pandemi usai. NamunBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 11 Agustus 2020
Penting, 7 Tips Renovasi Ruang Kerja di Rumah Biar WFH Makin Nyaman
KOMPAS.com - Keberadaan ruang kerja di rumah mungkin tidak begitu penting bagi sebagian orang karena jarang berada dalam kondisi harus mengerjakan pekerjaan di rumah. Akan tetapi, semenjak kemunculan wabah Covid-19, belakangan ruang kerja berangsur dianggap penting. Bahkan, kebutuhan semakin terasa semenjak diharuskan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dalam rangka mengurangi penyebaranBaca Selengkapnya