(0)


Saat ini tengah marak himbauan dan kebijakan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Bersamaan dengan merebaknya virus COVID-19, banyak kegiatan sehari-hari yang harus dialihkan ke dalam rumah. Salah satunya adalah kegiatan belajar bagi anak-anak, terutama dengan diterapkannya hari libur bagi para penyelenggara pendidikan di Indonesia. 


Menjaga jarak sosial dan karantina mandiri kini juga sudah semestinya dilakukan untuk membantu memperlambat dan mengurangi proses penyebaran virus. Hal ini justru menjadi tantangan baru bagi para orang tua untuk tetap menyediakan ruang belajar yang efektif bagi anak-anak mereka.  


Meskipun saat ini piranti belajar sudah memungkinkan dengan adanya internet, hal ini akan tetap membutuhkan adaptasi. Peran orang tua menjadi lebih penting lagi karena harus memfasilitasi kegiatan belajar anak sambil menjaga suasana rumah tetap kondusif baik secara fisik maupun psikologis. 


Untuk membantu kegiatan belajar mengajar bagi keluarga tetap berjalan dengan efektif, baca artikel berikut untuk membantu Anda dan keluarga.


Jalani Jadwal Harian Dengan Konsisten


Perubahan suasana dan aktivitas dari sekolah ke rumah mungkin akan terlihat biasa bagi anak-anak. Namun penyesuaian harus dilakukan, karena anak terbiasa mengaitkan rumah sebagai tempat bersantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal ini tentu membuat perilaku mereka berbeda dengan yang biasa dilakukan di lingkungan sekolah. Maka sangat penting bagi orang tua untuk memahami hal tersebut dan menerapkan model disiplin baru selama masa adaptasi.


Mempertahankan rutinitas di dalam rumah akan sangat membantu karena anak-anak akan lebih mudah menjalankannya melalui adanya struktur. Menerapkan jadwal harian akan menjaga aktivitas mental anak tetap aktif dan menekan kecemasan di masa transisi hingga pada tingkat yang minimum. Semakin spesifik jadwal yang anda buat, semakin baik. 


Atur dan Gunakan Meja Belajar




Sumber: Unsplash/Stephen Andrews


Siapkan ruang khusus untuk belajar agar mengurangi pengalihan akibat suara-suara baik dari kegiatan pembersihan hingga suara televisi. Sediakan meja dan bangku di mana mereka dapat menjaga posisi duduk sempurna untuk membantu fokus. Atur posisi duduk bagi masing-masing anggota keluarga karena adanya struktur sangat penting bagi penerapan terbaik.


Untuk menjaga fokus dalam situasi di mana ada lebih dari satu anak, maka Anda dapat duduk diantara mereka sambil mengerjakan pekerjaan rumah. Jika menemui situasi di mana Anda tidak bisa berada di dalam satu ruangan yang sama, gunakan pemisah untuk menciptakan kubik-kubik tersendiri. 


Gunakan Sumber-Sumber Online Dengan Baik




Sisi baik dari melimpahnya sumber belajar online baik dalam bentuk situs maupun aplikasi adalah Anda bisa menggunakannya untuk kegiatan belajar di rumah. Jika anak merasa kesepian karena interaksi yang terbatas, hubungkan mereka dengan teman lainnya melalui aplikasi virtual. 


Cari dan gunakan kelas belajar online via video yang tersedia secara gratis. Banyak aktivitas yang bisa didapat mulai dari belajar menggambar, mendengarkan cerita hingga yoga. Menjaga anak-anak tetap fokus dengan sumber-sumber online juga akan memberikan waktu luang bagi Anda. Jaga cara pandang anak sehingga mereka akan menanggapi hal ini untuk mengurangi aktivitas fisik. Biarkan mereka tetap berinteraksi dengan orang-orang terdekat, bermain dengan teman-teman yang seumuran, hingga eksplorasi kreativitas mereka setiap hari. 



Usahakan Selalu Ada Jeda Dari Tatap Layar


Meskipun menurut beberapa praktisi, waktu tatap layar bagi anak cukup dengan 2 saja, dalam praktik sehari-hari mungkin tidak sesederhana yang dibayangkan. Setidaknya, anak-anak diwajibkan untuk beristirahat selama 10-15 menit setiap waktu tatap layar sudah melebihi 30-45 menit. 


Jika aktivitas di luar rumah untuk anak terbatasi karena harus menjaga jarak sosial, maka Anda dapat mengalihkan waktu istirahat mereka ke area yang mendapat paparan cahaya matahari seperti pintu dan jendela. Penting untuk memastikan bahwa anak tetap aktif di dalam rumah sebelum dan sesudah jam kerja diberlakukan.


Cobalah Untuk Membuka Pembicaraan Dengan Anak


Hal ini sangat tergantung dengan usia dan tingkat kedewasaan anak Anda. Namun disarankan untuk melakukan hal ini agar anak dapat terbantu secara emosional. Biarkan mereka mencurahkan isi hati agar Anda dapat mengenali kebutuhan emosional mereka.


Proses tentu bukan sesuatu yang instan, namun harus dijaga terus menerus karena akan berubah seiring waktu. Cobalah terlebih dahulu berbagi pikiran dan perasaan anda untuk memulai percakapan. Jika anak Anda merasa penasaran, biarkan dan pastikan Anda pun memiliki informasi yang cukup untuk memberikan jawaban yang dibutuhkan. Pada saat yang tepat, menggunakan humor pun akan lebih baik.


Jaga Diri Sendiri 




Sumber: Unsplash/Toimetaja tõlkebüroo



Orang tua pun tak lepas dari kebutuhan untuk melepas stres dengan perubahan situasi yang terjadi saat ini. Konsekuensi baik secara materil maupun emosional akan menghampiri orang tua manapun, dengan tingkat kesiapan apapun. Ketika Anda merasa lelah dan cemas, usahakan untuk mengatasinya sebaik mungkin sebelum mulai berinteraksi dengan anak Anda. 


Hal-hal berikut pun dapat Anda coba, mulai dari berbagi dengan orang-orang terdekat, mengunjungi ahli terapi, atau bahkan jalan-jalan keluar. Anda yang menyukai ketenangan bisa membaca buku, menulis jurnal, meditasi atau memasak. Jika Anda harus menitikkan air mata, lakukan, gunakan tempat khusus seperti kamar tidur atau kamar mandi. Apapun yang bisa membuat Anda kembali tenang.


Hindari berbagi masalah Anda secara berlebihan atau bahkan menumpahkannya pada anak-anak Anda. Pastikan Anda menjaga diri sendiri dan orang-orang yang Anda cintai secara rutin. Jangan lupa cek status kesehatan Anda secara berkala, jika ada yang mengkhawatirkan, segera hubungi tenaga profesional. 



Sumber :HouseBeautiful

Sumber Gambar Thumbnail : Unsplash/Andrew Ebrahim


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 18 Mei 2020
Tiga Pilihan Warna Meriahkan Hari Raya
JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen cat Dulux, AkzoNobel Indonesia meluncurkan Dulux Visualizer untuk menemukan inspirasi warna cat dinding yang tepat pada perayaan Idul Fitri 2020. President Director PT ICI Paints Indonesia Indra Laban mengatakan, perusahaan merilis aplikasi tersebut guna memberikan pilihan warna yang cocok untuk diterapkan pada dinding rumah. DenganBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 18 Mei 2020
10 Pilihan Tanaman Interior, Cocok Bagi Pemula
KOMPAS.com - Karakternya yang menyegarkan menjadikan tanaman kerap dipilih sebagai  elemen dekorasi. Apalagi, tanaman juga mempunyai beragam bentuk, ukuran, dan warna yang mampu memberi nuansa yang berbeda-beda. Namun bagi pemula, memilih tanaman sebagai elemen dekorasi interior tentunya menjadi tantangan tersendiri. Selain karena tidak semua tanaman dapat tumbuh baik dalam ruang, beberapa tanaman indoorBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 18 Mei 2020
Intip 4 Tips Mendekorasi Kamar Tidur Buat Tamu
KOMPAS.com - Semua pemilik rumah tentu ingin memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu yang menginap di rumah mereka, salah satunya menyediakan kamar tidur nyaman. Dengan menyajikan kamar tidur yang nyaman, tamu tentu merasa dihargai oleh pemilik rumah. Maka dari itu, ketahui bagaimana cara mendesain kamar tidur khususBaca Selengkapnya