(0)


Bisnis.com, JAKARTA — Perkembangan infrastruktur yang begitu pesat saat ini dapat menjadi nilai tambah bagi properti-properti yang dijual di sekitarnya. Penjual banyak mengedepankan nilai seperti akses yang lebih mudah karena dekat dengan jalan tol atau terintegrasi karena dekat dengan moda transportasi massal.

Dalam pengembangan hunian dengan kedua konsep, antara transit oriented development (TOD) dan kawasan hunian yang dekat dengan jalan tol, menurut Manager Research and Consultancy Coldwell Banker Commercial Angra Angreni, masyarakat masa kini cenderung masih memilih kawasan hunian yang dekat dengan jalan tol.

Angra menyebutkan bahwa kedua konsep memiliki kelebihan masing-masing. Keberadaan kawasan yang terintegrasi dengan moda transportasi atau TOD, bisa membantu penghuni menghemat waktu dan biaya, memberi dampak positif terhadap udara dan lingkungan karena berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi, dan dapat mengurai atau terhindar dari kemacetan.

“Hal ini bisa meningkatkan kemampuan masyarakat untuk menjangkau pusat-pusat aktivitas yang lebih banyak dan beragam,” katanya kepada Bisnis, Minggu (17/11).

Adapun, kelebihan properti yang dekat dengan jalan tol, kata Angra, adalah aksesibilitas yang baik terhadap berbagai tujuan atau pusat aktivitas dan menghemat waktu tempuh perjalanan.

“Secara umum sama-sama mempersingkat waktu tempuh. Semisal, dulu kalau dipikir rasanya Depok ke Jakarta jauh sekali, sekarang ada tol yang Margonda langsung ke Cawang, misalnya, ada juga kereta dan keretanya sudah nyaman, jadi terasa lebih dekat.”

Sementara itu, ada beberapa kendala dalam melakukan penjualan dari kedua konsep, salah satunya masalah harga.

Angra menyebutkan bahwa sejatinya properti dengan konsep TOD sebaiknya merupakan properti yang harganya terjangkau, terutama untuk konsumen pada segmen menengah yang memiliki mobilitas tinggi ke pusat kota.

Di sisi lain, kemampuan untuk membeli properti di kota besar cukup terbatas sehingga membutuhkan tempat tinggal yang terintegrasi langsung dengan multimoda transportasi massal. Namun, kenyataannya saat ini, makin dekat dengan moda transportasi massal dan dekat dengan jalan tol, harga properti malah makin mahal dan harganya terus naik.

Kemudian, kesadaran konsumen untuk berpindah dari transportasi pribadi ke transportasi massal juga dinilai masih minim. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa orang masih memiliki kecenderungan memilik pengembangan yang dekat dengan jalan tol.

“Untuk bisa membuat masyarakat memilih TOD, perlu upaya untuk mendidik dan menyadarkan masyarakat saat ini mengenai kelebihan-kelebihan properti yang terintegrasi dengan moda transportasi umum,” katanya.

Selanjutnya, menurut Angra, belum ada pengembangan yang benar-benar sesuai dengan standar TOD sehingga konsumen masih banyak pertimbangan untuk memutuskan membeli.

“Beberapa pertimbangannya, misalnya, walaupun dekat kereta, interval kedatangannya masih lama. Kemudian, ada beberapa pengembangan yang sebutannya saja TOD, tapi untuk sampai ke stasiun atau terminal masih harus naik ojek dulu atau masih jauh dijangkau dengan jalan kaki. Ya, jadi, belum sepenuhnya TOD.”


Sumber : ekonomi.bisnis.com


Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 17 Februari 2020
KPR BTN Gaeesss Permudah Milenial Miliki Rumah di Usia Muda
BANYUMAS, KOMPAS.com - Kamu milenial dan baru meniti karir di dunia kerja? Yuk mulai investasi properti sejak sekarang! Tapi sebelumnya, kamu harus tahu bahwa nilai properti setiap tahun pasti mengalami kenaikan.  Aset properti atau rumah pribadi juga bisa menjadi pertimbangan calon mertua, untuk menerima Kamu jadi menantunya. Seperti yang dialami Teteg SuryaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 17 Februari 2020
Gelaran IPEX Ke-20 Dibuka, BTN Targetkan Transaksi Rp3 Triliun
Bisnis.com, JAKARTA – Pameran hunian Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020 mulai digelar pada 15 Februari hingga 21 Februari 2020 di Jakarta Convention Center (JCC).Pameran tahunan ini menjadi ajang bagi para pengembang, baik pengembang besar hingga pengembang rumah subsidi untuk menawarkan produk terbaiknya dengan berbagai promo harga.Dirut BTN Pahala Nugraha MansyuriBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 17 Februari 2020
Asik Nih! Pengembang Properti Kasih Diskon Besar di IPEX 2020
Bisnis.com, JAKARTA - Para pengembang properti berlomba-lomba menawarkan diskon khusus dalam ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) yang digelar mulai hari ini Sabtu 15 Februari hingga 23 Februari mendatang.Dikutip dari keterangan resmi IPEX 2020, Sabtu (15/2/2020), sejumlah pengembang menawarkan hunian subsidi dan komersil dengan uang muka hingga nol persen.PT Dwikarya LanggengBaca Selengkapnya