(0)


JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk meningkatkan wisatawan domestik dan mancanegara, rumah wisata atau homestay memiliki peran yang penting. Setelah menetapkan 10 destinasi wisata prioritas, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) juga menargetkan pembangunan homestay sebanyak 100.000 unit sampai 2019.
"Dengan arsitektur yang bagus akan bermanfaat, terutama untuk masyarakat. Apalagi rumah ini akan dimiliki masyarakat, tetapi dikelola profesional," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (25/10/2016) malam.
Ia mengatakan, masyarakat yang memiliki atau mengelola homestay akan diajarkan bagaimana pelayanan standar untuk wisatawan.
Untuk semakin menarik pengunjung, desain homestay juga disesuaikan dengan arsitektur dan budaya lokal.
Arief mencontohkan, untuk destinasi Borobudur di Jawa Tengah, desain homestay akan menerapkan unsur-unsur yang diambil dari candi tersebut.
"Dalam hal ini rumah wisatanya harmoni dengan wisatanya itu sendiri," sebut Arief.
Sebagai upaya mendesain homestay dengan arsitektur lokal, Kemenpar mengadakan Sayembara Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara 2016 bagi para arsitek.
Hasilnya, Kemenpar berhasil menentukan 30 desain yang akan diterapkan di 10 destinasi prioritas, yakni Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai.
Kegiatan sayembara ini disenggarakan oleh PT Propan Raya yang didukung Kemenpar dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).
Sumber : properti.kompas.com

Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 27 April 2020
Pandemi Corona, Investasi Properti Dinilai Tetap Menarik
Bisnis.com, JAKARTA – Sektor properti dinilai masih bisa menjadi sarana investasi yang menjanjikan karena harganya yang terus naik. Meskipun dilanda pandemi Covid-19, sektor properti dinilai bisa segera bangkit usai pandemi.Wakil Ketua Persatuan Perusahaan Real Estat Indonesia (REI) Bidang Hubungan Luar Negeri Rusmin Lawin mengatakan bahwa yang menjadi berita baik bagiBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 27 April 2020
Kementerian PUPR Serahkan 20 Unit Rumah Khusus untuk Warga Pegunungan Arfak
Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui Direktorat Jenderal Perumahan, telah menyelesaikan pembangunan serta melaksanakan serah terima 20 unit rumah khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. “Kami telah menyelesaikan pembangunan dan melakukan serah terima kunci rumah khusus sebanyak 20 unit rumahBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 27 April 2020
Masyarakat Papua Barat Terima Rumah Tipe 36 Siap Huni
JAKARTA, KOMPAS.com - Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksankan serah terima kunci untuk 20 unit rumah khusus (rusus) masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat. “Kami telah menyelesaikan pembangunan dan melakukan serah terima kunci rusus sebanyak 20 unit rumah kepadaBaca Selengkapnya