(0)

Tangkal Nyamuk dengan Rumah Kelelawar
Info Terbaru | 6 Mei 2019

KOMPAS.com - Nyamuk sering menjadi salah satu masalah di dalam rumah. Sebenarnya ada beragam cara untuk mengurangi keberadaan nyamuk di sekitar permukiman.

Selain membersihkan area sekitar rumah, ada pula yang menempatkan tanaman khusus sebagai penangkal nyamuk.

Namun sebuah perusahaan rintisan asal Amerika Serikat, menawarkan ide unik untuk mengurangi populasi nyamuk di permukiman.

- -(BatBnB)Mereka menempatkan kelelawar di sekitar area rumah. Meski terdengar ganjil, namun dua orang pendiri, Christopher Rannefors dan Harrison Broadhurst mengatakan, kelelawar merupakan salah satu hewan pengendali hama.

Bersama, mereka berdua mendirikan BatBnB, sebuah perusahaan rintisan yang bertujuan mengurangi populasi nyamuk dengan membuatkan rumah khusus untuk kelelawar.

Rumah-rumah ini dapat ditempatkan di mana saja, seperti di halaman belakang atau gudang sehingga tidak mengganggu penghuni.

Cara kerjanya sederhana, Rannefors dan Broadhurst membuat desain rumah khusus untuk kelelawar.

- -(BatBnB)Rumah kelelawar ini terbuat dari bahan kayu dengan lengkungan pada bagian bawahnya. Dsain rumah ini dibuat untuk mengoptimalkan kebutuhan biologis kelelawar.

Selanjutnya, di dalam rumah terdapat struktur yang dapat digunakan kelelawar untuk menancapkan cakar mereka.

Hewan-hewan itu dapat masuk ke dalam rumah melalui pintuk masuk yang terdapat pada bagian bawah rumah.

Selain itu, kelelawar dapat memilih untuk beristirahat di ruang yang lebih sejuk atau lebih hangat di dalam rumah berkat serangkaian lubang ventilasi yang dibor di sisi rumah dengan interval yang berbeda.

Pada siang hari, rumah kelelawar menyerap sinar matahari, menghangatkan interiornya dengan baik dan menjaganya tetap nyaman setiap saat.

Rannefors mengatakan, habitat alami kelelawar sudah tergerus oleh pembangunan dan kerusakan alam.

Dengan cara ini, selain mampu mengurangi hama di sekitar lingkungan permukiman, masyarakat juga dapat memberikan habitat baru bagi mereka.


Sumber : properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 24 Juni 2019
Pilihan Warna Kamar Tidur yang Mencerahkan Pagi Anda
KOMPAS.com - Memilih warna untuk kamar tidur tak boleh sembarangan karena masing-masing warna mempunyai efek psikologis. Warna kamar tidur dapat memengaruhi emosi, pikiran, tubuh, dan keseimbangan. Dengan memilih warna yang tepat, Anda akan lebih bersemangat. Berikut ini inspirasi warna-warna kamar tidur elegan yang dijamin akan membuat pagi Anda menjadi cerah. Warna Hijau Menenangkan www.arsitag.comBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 17 Juni 2019
Sebelum Membeli Rumah Bekas, Perhatikan 5 Hal Berikut
KOMPAS.com - Membeli rumah bekas dapat menjadi pilihan alternatif untuk memiliki rumah. Anda dapat memilih lokasi rumah yang lebih strategis tanpa harus mengkhawatirkan ketersediaan lahan. Namun, proses pertimbangan yang dilakukan dalam membeli rumah bekas jelas berbeda dengan membeli rumah baru. Pasalnya, bangunan rumah bekas rentan mengalami kerusakan karena telah lebih dulu dipergunakan. PertimbanganBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 17 Juni 2019
Rumah Pertama Pengantin Baru, Beli atau Sewa?
KOMPAS,com - Banyak riset yang meramalkan milenial tak akan sanggup membeli rumah dalam beberapa tahun ke depan. Salah satunya Rumah123 yang memprediksi hanya ada 5 persen kalangan milenial yang bisa memiliki rumah pada tahun 2022. Ketidakselarasan antara kenaikan harga rumah (17 persen) dengan peningkatan pendapatan Upah Minimum Regional (UMR) 10 persen per tahunBaca Selengkapnya