(0)


Bisnis.com, LOMBOK - Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) berkesempatan merayakan HUT REI ke-45 pada 30 Maret - 3 April 2017 di Bali dan Lombok. Perayaan tahun ini digelar dengan sejumlah agenda mulai dari acara bakti sosial hingga pada malam puncak dihadiri band musik Internasional Earth, Wind, and Fire atau EWF.

Ketua Panitia Penyelenggara HUT REI ke-45 Anak Agung Made Sukadana Wendha mengatakan, kegiatan HUT REI kali ini dimulai dengan city tour di kawasan Bedugul dan acara bakti sosial Bedah Rumah. Kemudian, pada hari kedua dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPH Diperluas, yang akan membahas rencana program kerja organisasi, program kerja strategis organisasi dan isu-isu penting lainnya, yang dilanjutkan dengan pemaparan dari Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP).

Malam harinya, kegiatan Gala Dinner HUT REI ke-45 akan diisi oleh beberapa penandatanganan nota kesepahaman,diantaranya MoU DPP REI dengan BNI & BRI sebagai sponsor, MoU Kerjasama Pengembang Besar dengan Pengembang Kecil, MoU dengan YKPP, MoU dengan KORPRI, MoU dengan UNDIP, dan MoU dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kabupaten Lingga.

Keseluruhan penandatanganan MoU ini, ungkap Gung Indra, dimaksudkan untuk satu tujuan yakni mendorong terus komitmen REI dalam penyediaan rumah rakyat di seluruh Indonesia. Hal itu sejalan dengan tema HUT REI ke-45 yakni REI Garda Terdepan dalam Membangun Rumah Rakyat.

“Kami sebagai panitia menyadari bahwa Bali mempunyai pesona tersendiri. Sekali datang ke Bali, siapa pun akan terus ingin datang kembali. Dan untuk menggenapkan pesona tersebut, HUT REI ke-45 ini REI mengundang Earth, Wind, and Fire. Band musik internasional papan atas yang kami harapkan dapat terus memberikan memori tersendiri bagi seluruh peserta HUT REI," ujar Gung Indra, Minggu (2/4/2017).

Kegiatan lain dalam rangkaian HUT REI adalah TurnamenGolf dan perjalanan ke Lombok untuk mengikuti kegiatan Mandalika Investment Forum, serta kunjungan lapangan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Selama di Lombok seluruh keluarga besar REI juga diajak melakukan city tour mengunjungi sejumlah objek wisata di Negeri 1000 Masjid tersebut.

Sumber : properti.bisnis.com

Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 6 April 2020
Tren Pasar Properti Menurun, Ini yang Dilakukan Pengembang
Bisnis.com, YOGYAKARTA — Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia DIY menilai tren pasar properti sedang menurun antara lain disebabkan oleh pandemi virus corona.“Trennya memang menurun [sektor properti] karena pengaruh ekonomi makro. Corona terdampak juga, tetapi sedikit saja,” kata Ketua DPD Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) DIY Rama Adyaksa Pradipta, Minggu (5/4/2020).Menurutnya, jikaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 6 April 2020
Pengembang Pertanyakan Keterlambatan Pencairan KPR FLPP
Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang hunian bersubsidi meminta penjelasan dari Ditjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR terkait masih adanya keterlambatan dana pencairan Kredit Pemilikan Rakyat Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP).Alasannya, pengembang di luar Pulau Jawa masih kerap menerima keterlambatan proses pencairan KPR FLPP dari Pusat Pengelolaan DanaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 30 Maret 2020
Jelang Ramadan, Sektor Properti Masih Wait and See
Bisnis.com, JAKARTA — Jelang Ramadan, pengembang properti memprediksi masyarakat dan kalangan investor masih tetap melakukan sikap wait and see menyusul mewabahnya virus corona jenis baru di Indonesia.Ketua Umum Asosiasi Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah mengatakan permintaan hunian bersubsidi dinilai sangat tinggi jika dalam kondisi normal."Permasalahannya, Ramadan tahunBaca Selengkapnya