Temukan Properti Impian Anda Sekarang!

Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Hitung
Rp.

Blog

Manfaat Layanan Tambahan BPJS Ketenagakerjaan

KPR SUBSIDI Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah Bersubsidi bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi persyaratan kelompok sasaran dengan gaji/penghasilan pokok tidak melebihi: Rp. 4 juta untuk Rumah Sejahtera Tapak Rp. 7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun   Fitur:         Uang Muka mulai dari 1%        Suku Bunga 5% tetap selama jangka waktu kredit        Jangka Waktu Kredit s.d 20 tahun        Biaya proses Ringan        Mendapat Subsidi Bantuan Uang Muka Rp. 4 juta (untuk pembelian Rumah Sejahtera Tapak) dari Pemerintah     KPR NON SUBSIDI Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang ingin membeli rumah/apartemen Non Subsidi.   Fitur:         Uang Muka mulai dari 5%        Suku Bunga BI Repo Rate 7 hari + 3%, per tahun selama jangka waktu kredit        Jangka Waktu KPR s.d 20 tahun        Jangka Waktu

Bosan Tinggal di Apartemen? Keluarlah dari Zona Aman Anda!

KompasProperti – Bagi Anda yang tinggal di hunian vertikal atau apartemen, coba jawab dengan jujur. Apakah Anda sering menghabiskan waktu dan bersantai ria di dalam apartemen atau malah sering keluar apartemen untuk mencari hiburan? Jika memilih keluar apartemen, bisa jadi Anda tidak betah tinggal di dalamnya atau mungkin bosan dengan suasana kehidupan di sana. Bila hal ini terjadi, maka hal pertama yang dibutuhkan adalah suasana baru. Nah, Anda yang sedang bingung mencari apartemen untuk menemukan suasana baru, tidak ada salahnya mencari di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Di kawasan ini, Lippo Group tengah membangun apartemen sekaligus kota baru bernama Meikarta. Untuk urusan desain dan gaya interior, rencananya apartemen tersebut dibangun dengan beberapa pilihan desain interior, di antaranya gaya

Hindari Tujuh Kesalahan Sebelum Menjual Rumah

KompasProperti - Anda berencana menjual rumah? Perhatikan hal-hal berikut ini.Beberapa agen properti tahu, mana rumah yang cepat laku dan mana yang tidak. Ada beberapa hal yang menjadi faktor cepat terjualnya sebuah rumah.Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan, seperti dikutip KompasProperti dari Nine.com:Kolam renangMemiliki kolam renang di halaman belakang rumah, memang menjadi kelebihan tersendiri. Ibaratnya, kita dapat membayangkan bagaimana nikmatnya berjemur di siang hari yang panas di tepi kolam renang.Namun, yang perlu diingat dari sebuah kolam renang yaitu biaya yang mahal dalam hal perawatannya. Selain itu, perawatan kolam renang membutuhkan waktu yang lama.Personalisasi dalam desainIni mungkin bukan nasehat baru, namun perlu diingat kembali. Bersikaplah netral dalam mendesain atau mengecat rumah. Pasalnya, tidak sedikit calon

Patra Jasa Kaji Penerbitan DIRE

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan hotel dan properti milik PT Pertamina (Persero), PT Patra Jasa, mengkaji penerbitan dana investasi real estat (DIRE).Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia Patra Jasa Rizki Hasan mengatakan pihaknya masih mengkaji rencana tersebut secara internal. Pihaknya menilai DIRE secara umum merupakan sesuatu yang baik. "Karena memberikan alternatif pendanaan buat perusahaan," katanya ketika dihubungi, Senin (9/10/2017).Dalam kesempatan lain, Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan Patra Jasa merupakan perusahaan selain PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., yang akan menerbitkan DIRE pada 2018. Menurutnya, rencana penerbitan DIRE itu masih belum bisa dilakukan pada saat ini karena ada aturan pajak yang harus diperbaiki.Rini mengatakan BUMN memiliki keinginan untuk turut mengembangkan pasar modal di Indonesia. Salah satu caranya adalah menerbitkan instrumen investasi yang bervariasi, termasuk DIRE, sekuritisasi aset hingga obligasi berdenominasi Rupiah yang dipasarkan di Bursa Efek London.Pada saat ini, belum banyak perusahaan Indonesia yang menerbitkan DIRE Sejumlah perusahaan yang telah menerbitkan merupakan swasta,

Reklamasi Harus Menjadi Opsi Terakhir

JAKARTA, KompasProperti - Polemik reklamasi Teluk Jakarta kembali mencuat setelah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan pembangunan pulau-pulau rekayasa di utara ibu kota ini dapat dilanjutkan.Luhut juga telah mengeluarkan surat keputusan pencabutan sanksi administrasi bagi pengembang pulau C, D, dan G.Dalam keterangannya, Luhut menjelaskan, seluruh pihak dilibatkan dalam kajian reklamasi tersebut. Pengawasan dan evaluasi dilakukan oleh PT PLN, PT Nusantara Regas, dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE).Keputusan ini mendapat tanggapan keras dari para aktivis penentang reklamasi. Mereka mempertanyakan penerbitan hak pengelolaan lahan (HPL) Pulau C dan D di Teluk Jakarta, terutama penerbitan HGB Pulau D untuk PT Kapuk Naga Indah.Direktur RUJAK Center for Urban Studies Elisa Sutanudjaja mengatakan dengan diberikannya hak pengelolaan tersebut ada hak tiba-tiba keluar tanpa ada dasar, basis, dan kajian lingkungan."Proyek reklamasi seharusnya didahului dengan kajian pemanfaatan lingkungan. Kajian ini nantinya dijadikan Perda sebagai dasar hukum," kata Elisa.Pembahasan Perda reklamasi sendiri terhenti sejak anggota DPRD