Temukan Properti Impian Anda Sekarang!

Rp.
Rp.

Rp.
Rp.
Rp.
Rp.
Hitung
Rp.

Blog

Ingin Kamar Mandi Sehat, Gunakan Cara Ini...

KOMPAS.com - Idealnya, sebuah kamar mandi sehat memiliki beberapa karakteristik seperti sinar matahari bebas masuk, udara lancar mengalir, dan adanya tanaman pot yang membantu segarkan ruangan.Kamar mandi memang tidak pernah digunakan lebih dari satu jam, tapi bukan berarti ruangan 1,5m x 1,5m dengan bak mandi atau shower dan kloset sudah cukup.Seperti halnya ruangan lain di dalam rumah, kamar mandi pun perlu diperhatikan kesehatannya. Jadi tidak hanya fungsional, tapi juga nyaman digunakan untuk beraktivitas.Lembab adalah masalah yang paling menjadi ancaman di kamar mandi. Udara lembab di kamar mandi berpotensi menimbulkan lumut dan jamur yang akhirnya berpotensi menimbulkan kuman penyakit.Walaupun membasuh badan mungkin hanya butuh waktu 15-30 menit, siapa yang mau melakukannya di kamar mandi yang kotor karena lumut dan jamur serta berbau tak sedap?Agar kamar mandi tetap sehat dan bersih, ada beberapa hal yang mesti Anda lakukan. Caranya pun tak sulit.Pertama, kamar mandi harus didesain untuk bisa memasukkan banyak sinar matahari,

Hindari Kutu Kasur, Jangan Pakai Seprai Warna Ini!

KOMPAS.com - Sebuah penelitian menunjukkan, kutu kasur atau kepinding menyukai warna tertentu dari seprai yang digunakan untuk membungkus tempat tidur.Penelitian itu melibatkan berbagai macam tes dan menghasilkan bukti bahwa kepinding akan tinggal dan beranak pinak di kasur dengan seprai berwarna tertentu.Fakta yang ditemukan, kepinding sangat menyukai warna merah dan hitam. Namun, hewan dengan nama latin cimex lectuarius itu cenderung menghindari warna hijau dan kuning.Para peneliti beranggapan, temuan ini dapat membantu dalam hal mengendalikan dan memerangkap hama atau kepinding."Kami lantas berpikir bagaimana Anda dapat meningkatkan jebakan untuk kepinding dengan menggunakan sebuah alat pengawasan yang bertindak sebagai tempat persembunyiannya dengan menggunakan warna atraktif bagi kepinding," kata Asisten Profesor BiologiCollege, Corraine McNeill.McNeill menyarankan untuk menambahkan zat pengendali hama pada seprai kesukaan kepinding seperti feromon atau karbondioksida.Saat uji laboratorium, preferensi warna kepinding tergantung dari usia, jenis kelamin, rasa lapar, dan statusnya apakah berada dalam kelompok atau hanya sendiri.Namun secara umum, preferensi kepinding

IPW: Pengembang Properti Di Bali Bisa Manfaatkan Celah Pariwisata

Bisnis.com, DENPASAR - ‎Pengembang properti di Bali diharapkan memanfaatkan celah kebutuhan perumahan yang dibutuhkan pekerja sektor pariwisata di Pulau Dewata.Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menegaskan Bali dengan sektor pariwisata sebagai penopang utama ekonomi memiliki keistimewaan, yakni tingginya nilai gross rental yield apartemen bahkan jika dibandingkan dengan pariwisata.Adapun untuk pengembangan properti residensial juga memiliki potensi sangat besar, karena sektor yang menopang ekonomi daerah ini adalah pariwisata.Seiring fokus pemerintah pusat mengembangan lokasi pariwisata, maka Bali pun akan menjadi daya tarik utama bagi investor dari luar yang pada akhirnya membuat pembangunan sarana akomodasi terus bertumbuh. Dampak dari pertumbuhan akomodasi tersebut tentu saja berupa penyerapan tenaga kerja.“Harus segera sediakan perumahan bagi karyawan pariwisata. Bali itu unik, pariwisata tumbuh dan membentuk satu pasar kelas menengah bawah. Selain itu secara makro, pemerintah genjot ke pariwisata, makanya Bali saya bilang oke lah, ini given,” tuturnya dalam Seminar Berebut Properti Bali 2017 yang diselenggarakan KPwBI Bali

Hingga Akhir Tahun, Kenaikan Harga Properti Residensial Masih Melambat

JAKARTA, KOMPAS.com - Melambatnya kenaikan harga properti residensial primer pada triwulan-III 2016 diperkirakan terus berlanjut hingga akhir tahun.Demikian disebutkan Bank Indonesia (BI) dalam "Survei Harga Properti Primer Triwulan-III 2016.Dalam survei tersebut, BI menyatakan bahwa harga properti residensial pada triwulan III-2016 melambat baik secara triwulanan dan tahunan.Namun, pada dasarnya indeks harga properti residensial berada pada level 193,83 atau meningkat 0,36 persen secara triwulanan. Sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencatatkan angka 0,64 persen.Akhir tahun nanti BI memprediksi harga properti residensial secara triwulanan masih akan mengalami kenaikan yakni sebesar 0,28 persen atau melambat 0,08 persen dibandingkan triwulan-III 2016 yang mencatatkan angka 0,36 persen.Kenaikan harga terendah diperkirakan terjadi pada rumah tipe besar yakni hanya 0,22 persen atau lebih tinggi dari triwulan sebelumnya yang hanya 0,05 persen."Sementara berdasarkan wilayah, harga rumah diperkirakan mengalami penurunan di Manado sebesar -0,02 persen, Jabodebek-Banten -0,13 persen, dan Pontianak sebesar -,0,45 persen," tulis BI.Secara tahunan, harga properti residensial juga

Daily Update Edisi 5 Desember 2016

Ekonomi-Bisnis TerkiniRealisasi penerimaan bea dan cukai Indonesia tercatat Rp133,5 triliun untuk periode Januari-November 2016. Pencapaian tersebut mencapai 72,57% dari target APBN-P 2016.Bank Central Asia Tbk membukukan dana repatriasi sebesar Rp10 triliun hingga awal Desember 2016. Sampai 5 Oktober 2016, jumlah dana repatriasi yang masuk ke Dirjen Pajak tercatat mencapai Rp 143 triliun.Pasar Hari IniIHSG naik 22,35 poin atau 0,43% ke posisi 5.268,31. Delapan sektor tercatat menguat yang mana sektor pertambangan membukukan penguatan tertinggi dengan naik 2,29%. Sektor keuangan membukukan pelemahan terdalam dengan turun 0,16%. Dari total saham yang diperdagangkan, tercatat 165 saham menguat, 141 saham melemah, 106 saham stagnan, dan 127 saham tidak diperdagangkan. Investor asing membukukan net sell Rp783 miliar. Volume perdagangan tercatat 9,22 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp5,66 triliun.Indeks STI naik 0,81% ke level 2.943,05. Indeks Nikkei 225 turun 0,82% ke level 18.274,99. Indeks Hang Seng turun 0,26% ke level 22.505,55. Indeks Shanghai turun 1,21% ke