(0)

KOMPAS.com - Beberapa dari Anda pada awal tahun ini mungkin ada yang telah menghuni rumah baru. Meski mungil, rumah tersebut tetaplah rumah pilihan Anda.

Kini, saatnya menjadikan rumah mungil Anda terkesan lapang dan menyenangkan secara estetika.

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Tentukan fungsi terlebih dahulu

Disadari atau tidak, kekurangan dari rumah minimalis atau mungil yaitu keterbatasan ruangan yang Anda miliki.

Secara estika akan menjadi kacau balau bila Anda meletakkan barang-barang yang dimiliki secara sembarangan. Apalagi bila barang-barang tersebut dalam jumlah yang banyak dan berukuran kecil.

Anda harus tahu, setiap sudut ruangan yang ada itu harus dimanfaatkan se-optimal mungkin. Untuk itu, tentukan terlebih dahulu tujuan dari pemanfaatan ruangan tersebut.

Selain itu, dalam membeli perabotan pun sebaiknya harus menyesuaikan dengan kebutuhan. Lagi-lagi, ini untuk memberikan nilai estetika pada ruangan Anda.

2. Berkreasi dengan ruang penyimpanan

Tantangan terbesar dari memiliki rumah mungil adalah menemukan ruang penyimpanan yang cukup. Anda mungkin akan memilih barang-barang apa saja yang akan dibawa saat Anda pindah.

Namun, hal itu belum tentu akan membuat rumah kecil Anda memiliki ruangan yang cukup untuk menampung barang-barang yang dibawa.

Pilihan selanjutnya tentu akan jatuh pada lemari penyimpanan yang dipandang efisien untuk menampung barang-barang tersebut.

Akan tetapi masalah kembali muncul ketika Anda berpikir dimana harus meletakkan lemari tersebut.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Anda memeriksa setiap jengkal rumah Anda untuk memastikan bahwa setiap ruangan dapat dimanfaatkan.

Anda dapat menantang kemampuan kreatifitas Anda untuk menjadikan setiap sudut sebagai ruang penyimpanan.

Apakah itu menjadikan bagian bawah kasur Anda sebagai ruang penyimpanan, atau membeli meja yang memiliki banyak rak untuk menampung semua barang yang dimiliki.

Semakin fungsional barang yang dimiliki di rumah, tentu akan semakin menyenangkan.

3. Pilih barang yang memiliki fungsi ganda

Karena Anda hanya memiliki kesempatan untuk memiliki barang yang terbatas, sebaiknya pilihlah barang-barang tersebut secara hati-hati.

Anda harus menentukan, apakah barang yang hendak dibeli memiliki nilai fungsional atau estetika? Atau justru memiliki fungsi keduanya?

Idealnya, bila Anda membeli sebuah barang ada barang tersebut menawarkan keduanya.

4. Jangan lupa tambahkan aksesori

Terakhir. Anda mungkin terlalu sibuk memikirkan fungsi ruangan ini dan barang itu. Sehingga, Anda melupakan beberapa elemen tradisional yang bisa menambah nilai estetika rumah Anda yaitu aksesori.

Anda tak perlu khawatir menambahkan elemen estetika ketika menghias rumah mungil Anda, sepanjang masih dalam tahap wajar.

Misalnya, karpet, bantal dan selimut, wallpaper, mangkuk, meja kopi, lilin, bingkai foto dan vas bunga.

Sumber : properti.kompas.com

Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 13 Mei 2019
8 Inspirasi Menata Taman Cantik di Rumah Mungil
KOMPAS.com - Luas tanah yang terbatas jangan dijadikan alasan untuk mengabaikan area hijau atau taman di rumah. Karena taman tidak hanya dapat memberikan keindahan, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan diri dan menjaga keseimbangan lingkungan. Ketika Anda merasa lelah setelah berkutat dengan komputer atau gawai selama berjam-jam, pemandangan hijau dari taman rumahBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 13 Mei 2019
Kiat Mempercantik Rumah Saat Ramadhan
KOMPAS.com – Bulan suci Ramadhan menjadi kesempatan bagi umat Muslim di seluruh penjuru dunia untuk memperbanyak ibadah dan melakukan kebaikan dalam bentuk apa pun. Memperindah rumah sebagai tempat tinggal sekaligus tempat ibadah menjadi salah satu cara untuk berbuat kebaikan yang bisa dinikmati oleh penghuni rumah dan tamu-tamu yang berkunjung untuk bersilaturahim. AdaBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 13 Mei 2019
5 Desain Rumah Masa Kini yang Patut Dicoba
KOMPAS.com — Kamu yang baru saja merenovasi rumah atau membeli rumah baru biasanya kesulitan menentukan gaya desain seperti apa yang tepat. Tak jarang, proses ini memakan banyak waktu karena adanya perbedaan keinginan dan selera di antara setiap anggota keluarga. Padahal, langkah menentukan konsep desain untuk hunian sepatutnya berangkat dari kebutuhan gaya hidup penghuni rumahBaca Selengkapnya