(0)

5 Cara Bersihkan Kaca Rumah
Info Terbaru | 6 Mei 2019

KOMPAS.com - Memiliki rumah besar yang dikelilingi kaca tentu akan membuat tampilannya semakin mewah.

Namun, memiliki hunian semacam ini juga memberikan pekerjaan rumah.

Di samping rawan bila ada orang iseng yang melempar batu, juga dalam hal perawatannya yang tidak mudah.

Merawat kaca jendela seperti ini tidak cukup hanya membilasnya dengan air atau menggunakan cairan pembersih kaca sekali pun.

Lantas bagaimana cara membersihkan jendela-jendela tersebut? Ikuti langkah berikut:

1. Gunakan pembersih berbusa

Bagian luar kaca jendela adalah bagian paling rawan terpapar kotoran. Mulai dari debu, bangkai binatang, hingga sinar matahari.

Namun, tak jarang Anda akan kesulitan untuk melihatnya secara jelas hingga akhirnya sinar matahari berupaya menyeruak masuk ke dalam ruangan.

Untuk membersihkannya, salah satu cara paling ampuh yakni dengan cara menggunakan sabun dan air untuk menyapu kotoran.

Kemudian gunakan cairan pembersih tambahan yang memiliki busa melimpah untuk membuatnya kian bersinar.

2. Jangan gunakan selang

Saat Anda pidah ke rumah baru, tak sedikit pemandangan yang terlihat yaitu jendela kotor dan berdebu pada bagian luarnya.

Anda mungkin berpikir menyemprotkan air dengan menggunakan selang adalah cara paling cepat untuk merontokan seluruh kotoran yang ada.

Namun, tahukah Anda, bahwa hal tersebut justru dapat memperburuk keadaan? Semprotan air selang biasanya cukup keras, dan endapan mineral dapat diserap oleh permukaan kaca yang keropos.

Sebaiknya, Anda mengisi ember dengan air dari dalam rumah, kemudian mulailah membersihkan kaca. Jangan lupa memastikan setiap permukaan benar-benar kering setelah dibersihkan.

Jangan pernah Anda membersihkan jendela di bawah terik sinar matahari langsung, karena itu adalah waktu paling keropos untuk jendela.

3. Cek sprinkles

Bila Anda memiliki mesin penyiram otomatis di rumah, tentu akan sangat memudahkan pekerjaan dalam merawat taman.

Tapi, sebaiknya Anda memastikan bahwa semburan dari penyiran otomatis tersebut tidak mengenaik kaca.

Sama seperti selang, gelombang air yang keluar dari sprinkles bisa sangat keras. Sehingga, apabila air yang keluar ters membentuk kaca, dapat menimbulkan penumpukan kerak seiring dengan waktu.

4. Periksa segel secara berkala

Kaca jendela yang mengelilingi rumah merupakan salah satu fitur hemat energi yang paling baik. Sebab, Anda tidak perlu menyalakan lampu di siang hari karena cahaya alami sudah diperoleh secara langsung.

Namun, Anda perlu memberikan perhatian yang cukup terhadap seal atau karet segel yang mengitarai jendela tersebut.

Pasalnya, elastisitas segel pelindung seperti itu mudah menurun, terutama setelah melewati musim kemarau dan hujan.

Supaya kualitas kaca jendela tetap terjaga, ada baiknya bila Anda memastikan segel yang digunakan tetap dalam kondisi yang baik secara berkala.

5. Hubungi jasa pembersih rumah

Ketika Anda terlalu sibuk dengan segala aktivitas sehari-hari, maka tak jarang kegiatan membersihkan kaca akan terlupakan.

Dari pada kaca tersebut kian rusak setiap waktu, ada baiknya bila Anda menghubungi jasa pembersih rumah untuk melakukan perawatan.

Anda memang perlu merogoh kocek, namun paling tidak kebersihan rumah dan kaca Anda lebih terjamin.


Sumber : properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 24 Juni 2019
Pilihan Warna Kamar Tidur yang Mencerahkan Pagi Anda
KOMPAS.com - Memilih warna untuk kamar tidur tak boleh sembarangan karena masing-masing warna mempunyai efek psikologis. Warna kamar tidur dapat memengaruhi emosi, pikiran, tubuh, dan keseimbangan. Dengan memilih warna yang tepat, Anda akan lebih bersemangat. Berikut ini inspirasi warna-warna kamar tidur elegan yang dijamin akan membuat pagi Anda menjadi cerah. Warna Hijau Menenangkan www.arsitag.comBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 17 Juni 2019
Sebelum Membeli Rumah Bekas, Perhatikan 5 Hal Berikut
KOMPAS.com - Membeli rumah bekas dapat menjadi pilihan alternatif untuk memiliki rumah. Anda dapat memilih lokasi rumah yang lebih strategis tanpa harus mengkhawatirkan ketersediaan lahan. Namun, proses pertimbangan yang dilakukan dalam membeli rumah bekas jelas berbeda dengan membeli rumah baru. Pasalnya, bangunan rumah bekas rentan mengalami kerusakan karena telah lebih dulu dipergunakan. PertimbanganBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 17 Juni 2019
Rumah Pertama Pengantin Baru, Beli atau Sewa?
KOMPAS,com - Banyak riset yang meramalkan milenial tak akan sanggup membeli rumah dalam beberapa tahun ke depan. Salah satunya Rumah123 yang memprediksi hanya ada 5 persen kalangan milenial yang bisa memiliki rumah pada tahun 2022. Ketidakselarasan antara kenaikan harga rumah (17 persen) dengan peningkatan pendapatan Upah Minimum Regional (UMR) 10 persen per tahunBaca Selengkapnya