(0)


ASDP Indonesia Ferry Rambah Sektor Properti
Berita Terkini | 7 Oktober 2019

Bisnis.com, JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merambah sektor properti dengan segera meluncurkan hotel di Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Diversifikasi usaha ini dilakukan lewat PT Indonesia Ferry Property yang merupakan joint venture dengan PT Pembangunan Perumahan dan tengah membangun Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur yang meliputi pembangunan area komersial, hotel bintang 5, marina serta pengembangan dermaga penyeberangan.

Hotel Inaya Bay Komodo itu merupakan hotel bintang lima dengan bangunan 5 lantai yang memiliki kapasitas total 147 unit kamar.

Pembangunan tahap I Hotel Inaya Bay sudah selesai dan akan soft launching bulan ini dengan jumlah 105 unit kamar. Sementara itu, untuk tahap II sebanyak 42 unit kamar akan selesai pada akhir Desember 2019.

Adapun, fasilitas multifunction hall dengan luas total 2.102 meter persegi ini akan rampung pada akhir Desember 2019.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengatakan bahwa multifunction hall Inaya Bay Komodo ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan meeting, incentives, conferencing, and exhibitions (MICE) Indonesia yang potensinya sangat besar karena menjadi satu-satunya dan yang terbesar di kawasan Labuan Bajo saat ini.

“Ini akan menjadi fasilitas MICE terbesar di Labuan Bajo yang berada di pusat kota dengan area strategis dengan keunggulan pemandangan laut yang sangat indah. Kapasitas dapat memuat 1.000 orang, untuk penyelenggaraan berbagai aktivitas baik skala kecil maupun besar,” tuturnya dalam rilis, Minggu (6/10/2019).

Potensi MICE Indonesia di pasar internasional sangat besar mengingat Indonesia memiliki atraksi yang lengkap baik alam, budaya dan buatan yang menjadikan penyelenggaraan acara semakin menarik.


Sumber : ekonomi.bisnis.com


Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 27 Juli 2020
SMF Revisi Target Penyaluran Pinjaman 30 Persen
JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan merevisi target penyaluran pinjaman sekitar 30 persen dari total RKAP 2020 senilai Rp 13,035 triliun. Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan hal tersebut saat menjawab pertanyaan Kompas.com, dalam konferensi pers virtual, Senin (27/7/2020). "Kami masih dalam proses, dan angka pastinya masih dibicarakan denganBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 27 Juli 2020
Perlu Relaksasi Batas Penghasilan Penerima Rumah Bersubsidi
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah diminta supaya merelaksasi kebijakan yang mensyaratkan penghasilan maksimum Rp8 juta bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk mengambil rumah bersubsidi.Aturan tersebut diatur dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor 242/KPTS/M/2020.Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia Paulus Totok Lusida meminta agar dilakukan relaksasi dariBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 27 Juli 2020
Bisnis Properti : Ikuti Langkah BI, Perbankan Diimbau Turunkan Bunga
Bisnis.com, JAKARTA – Perbankan diharapkan menurunkan suku bunga mereka seiring dengan kebijakan Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen, di mana sebelumnya berada di level 4,25 persen.“Seharusnya pihak perbankan bisa lebih mengedepankan kewajaran dengan juga ikut menurunkan suku bungaBaca Selengkapnya