(0)


Daily Update Edisi 21 Agustus 2017
Daily Report | 28 Agustus 2017
Ekonomi-Bisnis Terkini
  • Kementrian PU dan Perumahan Rakyat menyebutkan ada sekitar 30%-40% atau 150 ribu-200 ribu rumah bersubsidi yang telah akad kredit tidak dihuni oleh pembelinya. Konsumen mengeluh kualitas rumah bersubsidi yang berkualitas rendah dan tidak layak huni, antara lain kurangnya ketersediaan air bersih dan listrik.
  • Bank Mandiri (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). RUPSLB memutuskan Hartadi A Sarwono sebagai Komisaris Utama dan Destry Damayanti sebagai Komisaris.

Pasar Hari Ini
  • IHSG turun 32.84 poin atau 0.56% ke posisi 5,861.00. Dua sektor tercatat menguat yang mana sektor Keuangan membukukan penguatan tertinggi dengan naik 0.51%. Sektor Barang Konsumsi membukukan pelemahan terdalam dengan turun 2.35%. Dari total saham yang diperdagangkan, tercatat 113 saham menguat, 202 saham melemah, 134 saham stagnan, dan 110 saham tidak diperdagangkan. Investor asing membukukan net sell Rp1,523.93 miliar. Volume perdagangan tercatat 6.78 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6.72 triliun.
  • Indeks STI turun 0.15% ke level 3,246.99. Indeks Nikkei 225 turun 0.40% ke level 19,393.13. Indeks Hang Seng naik 0.40% ke level 27,154.68. Indeks Shanghai naik 0.56% ke level 3,286.91. Indeks Shenzen naik 0.74% ke level 1,916.42. Indeks Dow Jones naik 0.13% ke level 21,703.75. Indeks S&P500 naik 0.12% ke level 2,428.37. Indeks FTSE turun 0.07% ke level 7,318.88.
  • Yield SUN bertenor 5 tahun turun 0.14% ke level 6.6900. Yield obligasi korporasi bertenor 1 tahun turun 0.29% ke level 7.8338.
  • Nilai tukar rupiah menguat terhadap semua mata uang acuan (hard currency) kecuali euro dan yen. Rupiah terhadap dollar AS di pasar spot diperdagangkan dikisaran Rp13,355 atau terapresiasi 0.10%.

Baca Artikel Terkait
Daily Report | 28 Agustus 2017
Daily Update Edisi 24 Agustus 2017
Ekonomi-Bisnis TerkiniBank Indonesia (BI) tengah menyiapkan aturan rasio pembiayaan terhadap pendanaan (Financing to Funding Ratio atau FFR). Selain pembelian obligasi korporasi oleh perbankan, BI juga mempertimbangkan pembelian surat utang jangka menengah (Medium Term Note/MTN) dan surat utang sertifikat deposito (Negotiable Certificate of Deposit/NCD) dalam perhitungan FFR.Otoritas Jasa Keuangan memutuskan untukBaca Selengkapnya
Daily Report | 28 Agustus 2017
Daily Update Edisi 23 Agustus 2017
Ekonomi-Bisnis TerkiniBank Indonesia (BI) akan kembali melonggarkan aturan loan to value (LTV). LTV akan dilakukan secara spasial dimana aturan LTV diterapkan secara berbeda di setiap daerah.Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menurunkan bunga deposito tertinggi sebanyak 25 basis poin (bps). Penurunan ini mengikuti penurunan suku bunga acuan BI 7-Day RR.Pasar HariBaca Selengkapnya
Daily Report | 28 Agustus 2017
Daily Update Edisi 22 Agustus 2017
Ekonomi-Bisnis TerkiniRapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps dari 4,75% menjadi 4,50% pada 21-22 Agustus 2017. Suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility juga turun 25 bps, masing-masing menjadi 3,75% dan 5,25%.Bank Indonesia kembali merevisi ke bawah proyeksi pertumbuhan kredit tahun 2017.Baca Selengkapnya