(0)


Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan properti sering dianggap paling anti terhadap perubahan yang terjadi sebagai dampak dari pesatnya kemajuan teknologi.

Anggapan tersebut dipatahkan dengan adanya kerja sama yang dijalin para pengembang dengan perusahaan teknologi di bidang properti.

Presiden Direktur Gapuraprima Group Arvin F. Iskandar mengatakan bahwa daripada berkompetisi, pihaknya justru memilih untuk menjalin kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan teknologi yang bergerak di sektor properti seperti operator ruang kerja bersama, sewa apartemen, hingga jual beli properti.

“Kami sudah sering kali melakukan kolaborasi, khususnya dalam hal pemasaran,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (10/11/2019).

Kolaborasi dengan perusahaan teknologi di bidang properti juga belum lama ini dilakukan salah satu pengembang besar yaitu PT Intiland Development Tbk. melalui salah satu proyek pengembangannya yaitu Praxis.

Intiland bersama dengan PT Horizon Internusa Persada (Travelio) sepakat bekerja sama untuk jasa dan layanan pengelolaan serta penyewaan unit apartemen Praxis yang berlokasi di kawasan pusat niaga di Surabaya.

Sebelumnya, Intiland juga telah menjalin kerja sama dengan PT Mediapura Digital Nusantara (Mediapura) untuk jasa dan layanan pengelolaan, dan penyewaan unit-unit apartemen Aeropolis yang berlokasi di dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.


Sumber : ekonomi.bisnis.com


Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 13 Januari 2020
Pengembang Ingin Kepastian Masa Konsesi di Ibu Kota Baru
Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang masih menanti kepastian dari pemerintah terkait dengan pelibatan swasta yang berminat dalam proyek pembangunan ibu kota negara yang baru. Salah satu kepastian yang dinantikan pengembang ialah kepastian masa konsesi gedung dan hunian yang akan dikembangkan.Wakil Ketua Umum Koordinator bidang Tata Ruang dan Pengembangan Kawasan DPP PersatuanBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 13 Januari 2020
Pengin Beli Rumah Bersubsidi, Cek Ini Agar Tak Tertipu
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan meminta masyarakat harus cermat dalam memilih produk properti dan jangan sampai hanya tergiur dengan harga perumahan yang lebih murah dibandingkan produk properti lainnya."Masyarakat harus sadar bahwa produk properti itu beraneka ragam dan jangan keliru untukBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 6 Januari 2020
Mengapa Pasar Properti Diprediksi Belum Bisa Bertumbuh 2 Digit?
Bisnis.com, JAKARTA — Sejumlah insentif di sektor properti diperkirakan membuat kondisi pasar properti pada tahun ini bergerak positif. Namun, pertumbuhannya diprediksi masih belum bisa mencapai kisaran dua digit.Managing Partner Real Estate Management Coldwell Banker Commercial Tommy Bastamy menyatakan bahwa relaksasi loan to value (LTV) yang dikeluarkan Bank Indonesia dan relaksasiBaca Selengkapnya