(0)


Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan properti sering dianggap paling anti terhadap perubahan yang terjadi sebagai dampak dari pesatnya kemajuan teknologi.

Anggapan tersebut dipatahkan dengan adanya kerja sama yang dijalin para pengembang dengan perusahaan teknologi di bidang properti.

Presiden Direktur Gapuraprima Group Arvin F. Iskandar mengatakan bahwa daripada berkompetisi, pihaknya justru memilih untuk menjalin kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan teknologi yang bergerak di sektor properti seperti operator ruang kerja bersama, sewa apartemen, hingga jual beli properti.

“Kami sudah sering kali melakukan kolaborasi, khususnya dalam hal pemasaran,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (10/11/2019).

Kolaborasi dengan perusahaan teknologi di bidang properti juga belum lama ini dilakukan salah satu pengembang besar yaitu PT Intiland Development Tbk. melalui salah satu proyek pengembangannya yaitu Praxis.

Intiland bersama dengan PT Horizon Internusa Persada (Travelio) sepakat bekerja sama untuk jasa dan layanan pengelolaan serta penyewaan unit apartemen Praxis yang berlokasi di kawasan pusat niaga di Surabaya.

Sebelumnya, Intiland juga telah menjalin kerja sama dengan PT Mediapura Digital Nusantara (Mediapura) untuk jasa dan layanan pengelolaan, dan penyewaan unit-unit apartemen Aeropolis yang berlokasi di dekat Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.


Sumber : ekonomi.bisnis.com


Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 30 Desember 2019
SMF Kucurkan Pinjaman Subordinasi Rp3 Triliun ke Bank BTN
Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) mengalirkan dana pinjaman subordinasi Rp3 triliun kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. untuk mendukung peningkatan kontribusi BTN dalam program sejuta rumah.Kerja sama pemberian pinjaman tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pinjaman antara SMF dan Bank BTN yang ditandatangani oleh Direktur Utama SMFBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 26 Desember 2019
UMK 2020 di Karawang Tertinggi, Bagaimana dengan Harga Propertinya?
Bisnis.com, JAKARTA — Upah minimum kabupaten/kota di seluruh Indonesia akan mengalami kenaikan mulai 1 Januari 2020 dengan rata-rata kenaikan 8,51 persen.Hal ini dinilai bisa menjadi pemicu peningkatan daya beli masyarakat pada 2020 yang juga akan memengaruhi pertumbuhan harga properti.Head of Marketing Rumah.com Ike N. Hamdan mengatakan bahwa jika membandingkan dataBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 26 Desember 2019
Upah Minimum Pekerja Naik Tahun Depan, Bisa Beli Rumah Enggak ya?
Bisnis.com, JAKARTA — Keputusan pemerintah untuk menaikkan upah minimum kabupaten/kota pada tahun depan dinilai bisa menjadi salah satu titik terang bagi masyarakat yang hingga saat ini belum memiliki rumah.Menjelang berakhirnya 2019, pemerintah kota/kabupaten di seluruh Indonesia telah menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang akan efektif berlaku mulai 1 Januari 2020.KenaikanBaca Selengkapnya