(0)


Bisnis.com, JAKARTA — Pengembang berharap beberapa insentif yang diberikan pemerintah dan perbankan bisa mulai terasa dampaknya terhadap sektor properti pada tahun depan.

Direktur PT Metropolitan Land Tbk. Olivia Surodjo mengatakan sejumlah insentif yang diberikan pemerintah maupun perbankan diharapkan bisa menggairahkan kembali industri properti yang sudah cukup lama lesu.

“Kondisi [pasar properti] pada 2020 pasti belum seratus persen bagus, tetapi seharusnya bisa lebih baik dari tahun ini,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (10/11/2019).

Dia menuturkan, hingga saat ini sektor properti masih belum mengalami perbaikan meski sudah ada cukup banyak insentif yang diberikan pemerintah dan perbankan.

Menurutnya, pengaruhnya belum terlalu terasa karena biasanya butuh waktu sekitar 6 bulan lebih untuk melihat dampak dari insentif pada sektor riil.

“Dengan demikian, kami perkirakan seharusnya tahun depan sudah mulai terasa efeknya untuk sektor properti,” ucapnya.

Sementara itu, untuk menggairahkan sektor properti pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah memberikan sejumlah insentif melalui subsidi, peningkatan Tidak Kena PPN Rumah Sederhana berdasarkan daerahnya, pembebasan PPN atas Rumah/Bangunan Kena Bencana.

Menkeu juga memberlakukan kebijakan peningkatan Batasan Nilai Hunian Mewah yang dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) dari Rp5 miliar dan/atau Rp10 miliar menjadi Rp30 miliar.

Kebijakan-kebijakan lainnya adalah penurunan tarif PPh pasal 22 atas Hunian Mewah dari tarif 5% menjadi 1% dan simplifikasi prosedur validasi Pajak Penghasilan (PPh) penjualan tanah/bangunan dari yang sebelumnya 15 hari menjadi hanya 3 hari.

Selain itu, Bank Indonesia belum lama ini telah melakukan penurunan suku bunga acuan dan memberikan pelonggaran loan to value (LTV) yang diharapkan dapat menggairahkan kembali sektor properti.


Sumber : ekonomi.bisnis.com


Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 3 Februari 2020
Kinerja 100 Hari Jokowi: Program Perumahan MBR Jadi PR Utama
Bisnis.com, JAKARTA – Sudah 100 hari pasangan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin memerintah, tetapi kinerjanya dinilai masih belum terlihat khususnya di bidang properti.Sekretaris Jenderal Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Ari Tri Priyono mengatakan bahwa di awal tahun ini kinerja presiden justru tidak sebaik padaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 27 Januari 2020
Pakar Feng Shui Beri Tips Pembelian Rumah pada Tahun Tikus Logam
Bisnis.com, JAKARTA — Pasar properti diharapkan bisa mulai bangkit tahun ini. Dengan harga yang masih bertumbuh tipis, daya beli masyarakat diharapkan bisa meningkat. Nah, ada beberapa tips berdasarkan feng shui untuk membeli hunian pada tahun tikus logam ini.Menurut pakar feng shui Yohanes Cokrowibowo atau akrab disapa Suhu Yo, mereka yangBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 27 Januari 2020
Tahun Tikus Logam, Saatnya Beli Properti
Bisnis.com, JAKARTA - Setelah sempat tertahan pada tahun babi tanah, Asosiasi Real Estate Broker Indonesia memprediksi minat investor untuk investasi properti pada tahun tikus logam ini bakal membaik.Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Lukas Bong mengatakan bahwa tahun tikus logam ini menjadi tahun yang tepat bagi para investorBaca Selengkapnya