(0)


KOMPAS.com - Tanaman hias yang kini populer perlu ditanam kembali setiap satu atau dua tahun agar tetap kuat dan sehat.

Banyak dari tanaman ini tumbuh secara alami di hutan hujan. Setelah diletakkan di dalam pot, ruang yang ada semakin lama akan membatasi gerak akar tanaman.

Untuk itu beberapa tanaman mungkin perlu untuk diletakkan pada pot baru atau repotting.

Lalu bagaimana cara mengetahui tanaman perlu repotting?

Melansir The Washington Post, Sabtu (23/3/2019), pertama, tanda yang paling jelas adalah akar tanaman tumbuh keluar pot dari lubang drainasi.

Anda dapat memegang batang bawah tanaman dengan kuat dan tarik pot.

Jika Anda mendapati setumpuk akar berwarna putih yang berbentuk pot, saatnya menempatkannya dalam wadah baru.

Kemudian jika pot tidak mau lepas dari pot, Anda dapat memotong atau memecahkan wadahnya.

Ilustrasi Tanaman hias dalam ruangan Ilustrasi Tanaman hias dalam ruangan(The Sill)

Tanda kedua adalah tanaman tersebut tampak layu meski disiram terus menerus. Hal ini terjadi karena rasio akar dengan tanah menjadi terlalu besar.

Masalah tersebut dapat mengakibatkan penurunan kekuatan pada tanaman. Untuk itu, Anda perlu menyiram tanaman sehari sebelum mengeluarkannya dari pot.

Satu hal yang perlu diperhatikan saat memindahkan tanaman-tanaman tersebut adalah penanganan.

Sebelum meletakannya ke tempat baru, basuh tanah yang masih menempel dengan air mengalir.

Lalu saat meletakkan tanaman ke dalam pot, lakukan dengan lembut apalagi untuk tanaman dengan akar yang lebih lembut.

Ilustrasi Ilustrasi(PIXABAY/rawpixel)Bila akar tanaman Anda berserabut, potong sedikit dengan menggunakan gunting. Jika tebal dan padat, Anda bisa menggunakan pisau untuk menggores sisi-sisinya.

Namun kalau akar tanaman tersebut sangat padat, Anda dapat menggunakan gergaji untuk menghilangkan bagian bawahnya.

Kemudian pisahkan akar satu sama lain, jangan lupa untuk membuang sisa tanah yang masih menempel.

Ukuran pot

Sebenarnya, tanaman yang telah dipangkas akarnya masih bisa dikembaikan ke pot semua. Namun alanglah baiknya jika memberikannya pot baru dengan diameter lebih besar 2-5 sentimeter dari ukuran lama.

Namun ingat jangan menempatkan tanaman pada pot dengan ukuran yang terlalu besar, karena dapat membuat akar membusuk.

Kemudian pertahankan jenis tanah sama seperti pada pot sebelumnya.

Ilustrasi Ilustrasi(FREEPIK)

Setelah disiram, biarkan tanaman beristirahat dan jauhkan dari sinar matahari langsung. Jangan lupa sirami lagi saat tanah terasa keing.

Sementara jangan gunakan pupuk namun tunggu sampai Anda melihat pertumbuhan baru. Proses ini memakan waktu dua hingga empat minggu.

Setelah tanaman ditanam kembali, rawat dedaunan dengan menghilangkan daun yang mati, berpenyakit, atau rusak.


Sumber : properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 30 Maret 2020
Rekreasi #DiRumahAja, Inspirasi 8 Kolam Renang Mini
KOMPAS.com - Memiliki kolam renang di halaman belakang rumah sering diimpikan banyak orang. Apalagi, dalam situasi yang memaksa Anda harus tetap berada di rumah untuk durasi yang cukup lama. Kolam renang merupakan area yang asyik untuk bersantai atau sembari berolahraga tanpa repot keluar rumah. Namun, keterbatasan lahan kerap menjadi penghambat. Padahal, denganBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 30 Maret 2020
Yuk, Renovasi Apartemen Minimalis Anda dengan Blok Warna
KOMPAS.com - Ketika sudah mendiami hunian untuk jangka waktu yang lama, adakalanya kita menginginkan suasana baru. Tak terkecuali apabila Anda tinggal di apartemen. Memberikan sentuhan berbeda dengan merenovasi apartemen akan menjadi cara ampuh menyegarkan hunian Anda. Cara unik yang bisa dicoba untuk menghidupkan suasana agar lebih fun adalah dengan menggunakan teknikBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 27 Maret 2020
5 Tren Desain Lantai Di Tahun 2020
Setiap tahunnya ada saja desain atau pola baru yang akan menarik perhatian kita. Hal ini pun merupakan bagian dari perubahan tren yang pastinya diarahkan oleh banyak praktisi desain dunia.Mulai dari ubin hingga desain yang menawan, berikut adalah desain lantai yang menurut kami akan naik di tahun 2020. Mana yang akanBaca Selengkapnya