(0)


Perumnas Siap Bangun Rumah Bersubsidi 2.400 Unit Di BogorBisnis.com, BOGOR- Perum Perumnas berencana membangun perumahan bersubsidi sebanyak 2.400 unit di Kabupaten Bogor. General Manager Perum Perumnas Jabodetabek Dede Maslahat mengatakan lokasi pembangunan menyasar kawasan Leuwi Liang karena dianggap harga tanahnya masih murah.
"Rencana akan dibangun pada triwulan keempat tahun ini," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (17/7/2016).

Dia mengatakan saat ini pihaknya sedang tahap proses pembebasan lahan. Untuk sementara penggarapan lahan baru 20 hektar.

Menurutnya, lokasi di Leuwi Liang untuk dibangun hunian dinilai cukup propspektif. Nantinya akan dibangun perumahan bersubsidi tipe 36 dengan luasan 72 meterpersegi.

""Potensi satu hektarnya mencapai 60 unit rumah. Jadi jika selesai pembebasan lahan bisa mencapai 2.400 unit," paparnya.

Baca Artikel Terkait
Berita Terkini | 19 Agustus 2019
Ibu Kota Negara ke Kalimantan, Pasar Properti Jakarta Bakal Bergolak
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo baru-baru ini menegaskan rencananya akan pemindahan ibu kota negaea (IKN) ke Kalimantan.Kendati belum ditentukan lokasi pastinya, namun dinilai bakal membawa keuntungan dan kerugian buat sektor properti.Associate Director Paramount Land Muhammad Nawawi mengatakan bahwa keputusan presiden untuk memindahkan IKN merupakan keputusan yang tepat, namun tidakBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 12 Agustus 2019
Bekasi Dinilai Paling Potensial Menjadi Kota Masa Depan
JAKARTA, KOMPAS.com -  Bekasi dinilai sebagai kawasan yang paling potensial menjadi kota masa depan. Ini karena Bekasi punya sejumlah infrastruktur konektivitas paling lengkap dibanding kawasan lainnya. Mulai dari Light Rail Transit (LRT), Bus Rapid Transit (BRT), Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, Jalan Tol, Jalan Tol Layang, serta dilintasi KeretaBaca Selengkapnya
Berita Terkini | 12 Agustus 2019
Aturan Terbaru Perjanjian Jual Beli Rumah Direspons Negatif
Bisnis.com, JAKARTA — Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terbaru terkait dengan perjanjian pengikatan jual beli Nomor 11/PRT/M/2019 tentang Sistem Perjanjian Pendahuluan Jual Beli Rumah menuai beberapa tanggapan.Permen yang dirilis pada 18 Juli 2019 itu mencabut dua peraturan sebelumnya yakni Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 11/KPTS/1994 tentang PedomanBaca Selengkapnya