(0)

Trik Hemat Bangun Rumah
Info Terbaru | 4 Februari 2019

KOMPAS.com - Ada beragam cara untuk memiliki rumah. Mulai dari membeli rumah baru atau bekas, membeli secara tunai atau kredit, hingga membangun rumah sendiri atau membeli yang sudah jadi.

Menentukan hunian yang akan dimiliki tentunya mempertimbangkan pribadi diri Anda. Bila Anda adalah seseorang yang sangat cermat dalam mengeluarkan uang serta tak suka hal yang monoton, membangun rumah sendiri dapat menjadi pilihan.

Dengan membangun rumah sendiri, Anda dapat berkomunikasi dengan desainer dan kontraktor tentang anggaran yang dimiliki serta model yang diinginkan.

Berikut beberapa tips yang bisa Anda pelajari bila tak ingin uang yang dikeluarkan untuk membangun rumah terbuang sia-sia:

1. Mulai buat kategorisasi

Salah satu cara paling mudah dalam menghabiskan anggaran yaitu gagal dalam membuat perencanaan. Sebab, bila Anda membuat perencanaan secara matang, maka hal tersebut tidak akan terjadi.

Lantas, apa yang harus dilakukan? Mulailah membuat kategorisasi biaya terbesar yang harus dikeluarkan, mulai dari lahan, eksterior dan interior.

Setelah itu, gunakan tabel untuk merinci apa saja yang bisa menjadi sub kategori pengeluaran. Langkah ini cukup efektif untuk menekan pengeluaran yang tidak terduga dan tidak perlu.

2. Buat dana cadangan

Tidak ada satu pun dalam sejarah membangun rumah, Anda akan mendapat kemudahan begitu saja. Berbagai kendala dapat ditemui, mulai dari cuaca buruk, mengurus sertifikasi lahan, hingga perubahan minor dari perencanaan awal.

Oleh karena itu, siapkan anggaran cadangan untuk mengantisipasi hal-hal tidak terduga tersebut. Idealnya, anggaran yang harus disiapkan adalah 1,5 kali lipat dari pagu yang semestinya dikeluarkan.

Ini penting untuk disiapkan guna memastikan bahwa seluruh anggaran yang diperlukan sudah siap.

3. Tak ada salahnya belanja sedikit royal

Dalam hal ini, tak ada salahnya Anda membeli kebutuhan interior yang lebih mahal untuk ruangan pribadi seperti kamar.

Selain produk yang lebih awet, perwatan barang-barang tersebut relatif lebih mudah. Di samping itu, ada rasa kepuasan tersendiri yang akan Anda rasakan.

4. Utamakan fungsi

Mengutamakan aspek fungsionalitas suatu produk dapat menjadi sebuah keuntungan ke depan.

Misalnya, Anda membeli pemanas air berkualitas tinggi. Dari sisi biaya, tentu akan lebih mahal dari pada pemanas air biasa. Tapi ini adalah investasi.

Anda mungkin dapat mengecat ulang dinding rumah untuk mempercantiknya, namun kualitas di balik dinding adalah sesuatu yang penting.

Bayangkan bila Anda harus mengganti pemanas air berulang-ulang? Tentu biaya yang dikeluarkan akan lebih banyak.

5. Lacak setiap pengeluaran

Merancang pengeluaran mirip dengan diet. Terkadang, Anda tidak sadar bahwa pengeluaran yang telah dikeluarkan sudah cukup besar.

Karena itu, melacak setiap pengeluaran menjadi kewajiban. Hal ini untuk mengidentifikasi apakah anggaran yang dikeluarkan sudah terlalu banyak atau tidak.

Buatlah sebuah catatan kecil untuk mencatat setiap pengeluaran.


Sumber : properti.kompas.com


Baca Artikel Terkait
Info Terbaru | 22 Juli 2019
Ini Solusinya Jika Ingin Membeli Rumah Murah!
(images from : MoneyChraser)Rumah adalah aset impian yang semua orang ingin memilikinya. Bisa dibilang hidup lebih terjamin jika sudah memiliki rumah sendiri. Kenapa bisa seperti itu? Karena rumah bisa digunakan sebagai bentuk investasi atau digunakan sebagai lahan bisnis lainnya seperti kontrak rumah, tempat berjualan, tempat les, dan lain sebagainya. MeskipunBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 22 Juli 2019
Bosan Dengan Gaya Rumahmu? Cobalah Dekorasi Rumah Instagramable Ini!
Zaman sekarang internet dan media sosial merupakan akses utama bagi seseorang untuk mencari sesuatu, membagikan cerita, dan menggunggah foto-foto yang diambil setiap harinya. Sudah bukan rahasia lagi jika media sosial sangat berpengaruh besar di kehidupan sehari-hari. Salah satunya yang paling diminati saat ini adalah Instagram. Hampir seluruh manusia di dunia iniBaca Selengkapnya
Info Terbaru | 22 Juli 2019
Rumah Kolonial Elegan Berlanggam Klasik Kontemporer
KOMPAS.com - Melewati masa penjajahan yang sangat panjang, masyarakat Indonesia telah terpengaruh warisan kolonial Belanda.Tidak hanya makanan, arsitektur menjadi salah satu bagian yang masih bisa kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari hingga kini.Rumah klasik tradisional Belanda yang khas dan unik membuat banyak orang ingin menerapkan desainnya untuk rumah pribadi.Ciri khas yang paling mudah ditemukan padaBaca Selengkapnya