Spinner Icon

Arsitek Rumah: Mengapa Kamu Membutuhkannya?

Author Image
yoyo.angelica
Info Terbaru · 21 Agustus 2023
Table of Contents:

Pada dasarnya membangun rumah membutuhkan konsep yang matang, termasuk detail-detail penataan rumah. Saat ingin membangun sebuah rumah, terkadang kita membutuhkan seorang arsitek rumah untuk merancang konsep. Arsitek rumah adalah seseorang yang bertugas untuk merencanakan dan merancang desain bangunan secara profesional. Mereka sangat terlatih di bidang seni serta desain. Umumnya memainkan peran kunci dalam sebuah konstruksi dan menjadi pemimpin bagi pekerja yang lain.

Arsitek rumah memiliki tanggung jawab atas semua konsep dan desain bangunan. Tak hanya itu, seorang arsitek rumah juga harus memiliki lisensi profesional. Istilah arsitek sendiri berasal dari bahasa Yunani ‘archee’ dan ‘tectoon’. Archee berarti asli, utama, dan awal. Di sisi lain, tectoon adalah kokoh, tidak roboh, dan stabil. Jika digabungkan, architectoon berarti original dan kokoh. Dari pemaparan tersebut, arsitek rumah memiliki kaitan yang erat dengan dunia seni dan teknik.

Lantaran berhubungan dengan seni, membuat struktur bangunan harus tampak unik dan memiliki unsur estetika. Namun, lebih dari itu, arsitek rumah juga berhubungan dengan teknik karena harus memperhatikan unsur fungsional, keamanan, keselamatan, dan kekuatan bangunan. Bangunan yang dimaksud pun bisa berupa rumah, apartemen, gedung, hingga taman kota sekalipun.

Key Takeaways:

  • Arsitek rumah adalah seseorang yang memiliki lisensi profesional dan dipercaya untuk merancang hingga membangun sebuah rumah, dengan konsep estetik dan nyaman.
  • Tanggung jawab seorang arsitek terdiri dari perancangan, membuat konsep rancangan, mengembangkan rancangan, hingga proses pembangunan rumah.
  • Beberapa manfaat yang kamu dapatkan saat menggunakan arsitek rumah yakni dapat memahami berbagai masalah konstruksi dan bangunan, memiliki pengetahuan tentang ilmu fisika dan fisik bangunan, hingga menentukan anggaran.

Tanggung Jawab Arsitek Rumah

Menjadi seorang arsitek rumah bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain harus membangun konsep dan perancangan secara mantap, arsitek juga harus mengemban beberapa tanggung jawab. Berikut sejumlah tanggung jawab seorang arsitek.


1. Membuat Konsep Rancangan

Tugas arsitek rumah yang pertama adalah untuk membuat konsep rancangan bangunan. Pada tahap ini, arsitek harus memastikan semua data dan informasi dari pengguna jasa terkait kebutuhan dan persyaratan pembangunan. Kemudian, arsitek akan membuat analisis dan pengolahan data untuk membuat program dan konsep rancangan.

2. Pra-rancangan

Berdasarkan konsep rancangan yang telah dibuat oleh arsitek rumah, menyusun pola dan bentuk arsitektur akan disusun dalam bentuk gambar. Selain itu, arsitek juga menyusun nilai fungsional bangunan dalam bentuk diagram. Dalam tahap ini, arsitek akan merangkum perkiraan luas bangunan, bahan yang dibutuhkan, sistem konstruksi, biaya, dan waktu pembangunan.

3. Mengembangkan Rancangan

Setelah pra-rancangan disetujui oleh klien, pekerjaan selanjutnya yang menjadi tanggung jawab arsitek yakni mengembangkan rancangan. Pada tahap ini, arsitek akan membuat rancangan yang lebih detail mengenai sistem konstruksi, struktur bangunan, bahan bangunan, dan perkiraan biaya konstruksi.

Jika sudah disetujui, hasil pengembangan rancangan ini akan menjadi rancangan akhir bangunan. Rancangan ini merupakan acuan bagi arsitek untuk menjalankan tahap selanjutnya.

4. Membuat Gambaran Kerja

Tahap selanjutnya yakni arsitek akan menerjemahkan konsep rancangan ke dalam bentuk gambar dan uraian-uraian yang detail. Selain itu, juga akan menyajikan dokumen pelaksanaan dan syarat teknik pembangunan yang jelas.

5. Proses Pelaksanaan Konstruksi

Tanggung jawab arsitek berikutnya adalah melakukan pelaksanaan konstruksi. Ada dua bagian dalam tahap ini yakni penyiapan dokumen pengadaan pelaksana konstruksi dan pelelangan. Pada bagian pertama, arsitek akan mengolah gambar kerja ke dalam format dokumen pelelangan yang dilengkapi uraian Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis Pelaksanaan Pekerjaan (RKS), Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan Daftar Volume (Bill of Quantity/BoQ).

Adapun pada bagian kedua, arsitek membantu klien dalam melaksanakan dan menilai pelelangan.

6. Mengawasi Kerja secara Berkala

Pada tahap terakhir, arsitek rumah akan melakukan peninjauan dan pengawasan secara berkala di lapangan. Selanjutnya akan mengadakan pertemuan secara teratur dengan klien dan Pelaksana Pengawasan Terpadu atau MK yang ditunjuk oleh klien. Pengawasan ini dilakukan paling banyak satu kali dalam dua minggu atau sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan. Tergantung dari berapa lama bangunan rumah tersebut dikerjakan.


Pentingnya Menggunakan Arsitek Rumah

Membangun rumah bukan hal mudah, butuh proses panjang untuk mewujudkan rumah impian. Jika kamu ingin memiliki rumah impian, ada baiknya untuk membangunnya bersama arsitek agar mendapatkan hasil yang lebih baik. Selain itu, kamu juga bisa melihat manfaat-manfaat yang akan didapatkan jika menggunakan arsitek rumah. Berikut akan kami ulas untuk kamu.

1. Ahli dan Terampil

Mengapa bisa disebut arsitek rumah? Salah satu alasannya karena telah memiliki keahlian merancang bangunan yang telah teruji. Setidaknya, ada 9 ilmu dasar yang harus dimiliki sebelum menjadi arsitek rumah, yaitu:

  • Kemampuan membuat rancang bangunan
  • Memiliki pengetahuan dasar di bidang seni rupa
  • Memiliki pengetahuan luas tentang dunia arsitektur
  • Memiliki pengetahuan memadai seputar perencanaan, perancangan, dan tata kota
  • Memahami dengan baik hubungan antara lingkungan, manusia, dan bangunan
  • Memiliki pengetahuan tentang daya dukung untuk lingkungan
  • Memahami dengan baik perannya di masyarakat
  • Memahami teknis (metode) dalam mempersiapkan rencana pekerjaan
  • Memahami berbagai masalah konstruksi dan bangunan

2. Bisa Diajak Berdiskusi untuk Menyamakan Selera

Sebagai pemilik rumah, terkadang kita mempunyai banyak keinginan serta keterbatasan dalam hal wawasan serta praktik konstruksi dan bangunan. Di sinilah peran arsitek rumah sangat dibutuhkan. Selain itu, juga sebagai teman diskusi yang siap memberikan kamu banyak masukan untuk menghasilkan rumah impian yang nyaman dihuni. Bahkan mereka tidak akan segan untuk memberikan masukan dengan menyesuaikan kondisi keuangan yang kamu miliki.

3. Arsitek Membantu Kamu Mewujudkan Rumah Impian

Setelah memahami keinginan serta konsep membangun sebuah rumah, arsitek rumah akan membuat rancang bangun yang memprioritaskan keinginan, nilai estetika, sosial, budaya, dan fungsionalitas bangunan.

Semua akan dikerjakan dengan cermat guna mewujudkan rumah impian kamu. Sebelum masuk ke tahap pembangunan, kamu akan diberikan gambar denah, desain, serta penampakan fasad rumah dari semua sisi dan 3D. Sehingga kamu bisa lebih mudah membayangkan hasil jadinya. Jika tidak sesuai dengan keinginan, kamu bisa meminta arsitek rumah untuk memperbaikinya.

4. Arsitek Membantu Memilihkan Material Bangunan

Memilih dan menyesuaikan bahan material bukan hal yang mudah, terutama bagi kamu yang hendak membangun rumah pertama. Mereka akan menjawab pertanyaan secara profesional dan membantu menemukan material yang memiliki nilai dekoratif hingga fungsional, agar dapat digunakan untuk membangun rumah kamu.

Manfaat lain yang dapat kamu rasakan yakni arsitek rumah akan membantu pemantauan dan pengawasan selama pembangunan. Kontrol yang rutin harus selalu diadakan setiap kali kamu ikut ambil bagian dalam proses pembangunan. Sudah menjadi kewajiban bagi arsitek rumah untuk membantu dalam hal pengawasan pengerjaannya, agar rumah bisa selesai sesuai dengan konsep dan gambar yang disepakati bersama. Selain itu, untuk mengawasi ritme kerja tukang agar selesai sesuai jadwal yang direncanakan.

5. Arsitek Membantu Menata Ruang agar Lebih Efisien

Karena seorang arsitek memiliki pengetahuan seputar tata letak bangunan dan ruang, maka kamu tidak perlu khawatir lagi dengan efisiensinya. Kamu akan dimudahkan karena telah terbantu dalam hal perencanaan tata ruang yang matang. Tak jarang seorang arsitek menerapkan ilmu fengshui dalam tata ruangnya, agar bisa memberikan keuntungan bagi penghuninya.

Selain itu juga membantu dalam penyusunan RAB (Rencana Anggaran Biaya).
Poin penting terakhir adalah kamu akan dibantu dalam perhitungan RAB agar terhindar dari masalah over budget. Secara terperinci anggaran biaya akan dibuat dengan memperkirakan harga terkini.

Baca juga: Mengenal Apa itu Developer Rumah dan Perannya!


Cara Memilih Arsitek Rumah yang Tepat

Agar kamu terhindar dari kesalahan memilih arsitek rumah, berikut tips memilih arsitek yang tepat.

 

1. Pastikan Arsitek Bersertifikat

Kredibilitas arsitek rumah salah satunya ditentukan oleh sertifikat arsitek. Dengan adanya sertifikasi arsitek, kapabilitas pengetahuan, cara kerja, serta keterampilan dalam lingkup perencanaan rancangan bangunan. Di Indonesia, kamu dapat melakukan penelusuran di lembaga pemberi Sertifikasi Keahlian Arsitek (SKA). Ikatan profesi untuk arsitek adalah Ikatan Arsitek Indonesia yang berasosiasi dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN).

Terdapat beberapa poin kompetensi standar bagi arsitek, untuk bisa mendapatkan Sertifikasi Keahlian Arsitek. Poin-poin tersebut menjadi standar dan tolak ukur keahlian seseorang dalam bidang arsitektur. Pastikan saat kamu sudah berencana untuk menggunakan arsitek rumah, arsitek tersebut telah memiliki Sertifikat Keahlian Arsitek. Hal ini dimaksudkan untuk keamanan dan keberhasilan proyek pembangunan rumah. 

2. Lihat Portofolio Arsitek

Pengalaman kerja dari arsitek rumah dapat dilihat dari portofolio proyek sebelumnya. Dengan melihat dan mengamati portofolio tersebut, kamu bisa memastikan arsitek rumah yang akan digunakan telah sesuai dengan preferensi atau tidak. Selain itu kualitas dan kuantitas hasil pengerjaan dari portofolio sebelumnya, dapat menunjukkan ciri khas dari seorang arsitek yang mungkin akan atau tidak sesuai dengan selera kamu.

Pastikan juga untuk memilih arsitek yang memiliki latar belakang jenis bangunan yang sesuai. Contohnya, disarankan memilih arsitek yang khusus mendesain hunian pribadi jika kamu berencana membangun rumah pribadi. Bukan arsitek yang berlatar belakang di desain bangunan komersil seperti restoran, hotel, dan gedung lainnya.

3. Ketahui Testimoni Klien Sebelumnya

Jangan sepelekan sebuah testimoni. Ulasan arsitek rumah dari klien sebelumnya, bisa kamu jadikan salah satu indikator apakah arsitek rumah tersebut cocok untuk kamu pilih. Testimoni tersebut biasanya cukup menggambarkan bagaimana cara kerja calon arsitek rumah yang akan dipekerjakan.

Apakah hasil akhirnya bagus atau kurang, apakah durasi pengerjaan tepat waktu, hingga tarif arsitek rumah adalah beberapa informasi yang bisa kamu ketahui dari testimoni klien sebelumnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa kepuasan maupun kekecewaan klien sebelumnya akan memberikan sentimen dan persepsi terhadap arsitek tersebut.


Kesimpulan

Demikianlah beberapa hal yang dapat diulas mengenai arsitek rumah. Mulai dari tanggung jawab, manfaat, hingga tips memilih arsitek. Maka dari itu, tidak ada salahnya bagi kamu apabila ingin berkreasi dalam mewujudkan hunian yang aman dan nyaman dengan menggunakan jasa arsitek rumah.

Ingin memperoleh artikel seputar properti lainnya? Kunjungi website kami di mana kamu akan menemukan berbagai artikel bermanfaat seputar properti, mulai dari inspirasi desain interior dan eksterior rumah, informasi seputar material rumah, serta informasi seputar KPR properti terpercaya

 

Artikel Terkait

Lihat Semua

Artikel Terpopuler

Lihat Semua