Spinner Icon

Biar Aman dalam KPR, Hindari Hal-Hal Ini

Author Image
Bagus Abdul Kurniawan
Info Terbaru · 12 Agustus 2016
KPR memang banyak dipilih oleh orang-orang sebagai jalan utama untuk mendapatkan rumah karena kemudahan dan keringanan yang ditawarkannya. Sayangnya tidak sedikit orang yang melakukan kesalahan ketika ingin mengajukan KPR agar permohonannya diterima. Bentuk-bentuk kesalahan yang sering dilakukan beragam rupanya, mulai dari yang terlalu percaya, ketidaktahuan, hingga mau menghalalkan berbagai cara.
Berikut beberapa kesalahan dalam pengajuan KPR yang harus Anda hindari
Terlalu mudah percaya
Ketika Anda hendak mengajukan KPR, Anda sebaiknya jangan terlalu mudah percaya dengan apa yang dikatakan oleh penjual ataupun pengembang, karena mereka umumnya hanya akan menceritakan yang baik-baik saja, mulai dari harga, kondisi bangunan, keadaan lingkungan, dll. Sebaliknya, Anda harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk memastikan sendiri bahwa apa yang mereka katakan adalah benar adanya.
Anda juga sebaiknya jangan terlalu percaya pada perjanjian-perjanjian lisan. Hal ini terutama penting ketika Anda membeli rumah second, karena akan ada perjanjian tertentu oleh Anda dan penjual. Agar Anda aman, perjanjian harus dituliskan di atas kertas dan ditandatangani oleh kedua belah pihak, jika perlu di atas materai. Agar lebih aman lagi, Anda boleh menggunakan jasa notaris yang akan mengawal Anda dalam proses hukum.
Mengajukan KPR pada saat keadaan keuangan sedang buruk
Meskipun Anda tahu dan berjanji bahwa keadaan ekonomi Anda akan membaik dalam waktu dekat, pihak bank tidak akan dapat memastikan hal ini, dan terpaksa menolak permohonan Anda karena hal ini mempengaruhi keuntungan mereka. Anda sebaiknya sabar dan menunggu kondisi keuangan Anda membaik sebelum mengajukan permohonan KPR.
Memilih tenor tersingkat
Anggapan bahwa mengambil tenor tersingkat dengan cicilan bulanan terbesar akan memberikan keuntungan bagi Anda adalah judi yang berbahaya. Terutama jika di suatu waktu Anda  mengalami masalah keuangan. Agar aman tenor yang lebih panjang atau terpanjang merupakan solusi yang lebih aman.
Tabungan berdasarkan pengeluaran
Jika tabungan Anda tiap bulannya merupakan sisa dari pendapatan dikurangi pendapatan Anda, maka besar tabungan tiap bulannya relatif berubah-ubah, dan rentan mengecil tiap bulannya. Hal ini membuat keyakinan pihak bank akan berkurang kepada Anda. Sebaliknya siapkan dana tabungan Anda terlebih dahulu, hal ini akan membuat tabungan Anda terlihat stabil dan pihak bank pu nakan semakin yakin.
Sembarang memilih bank
Pilihlah bank yang sudah dikenal ahli dalam proses pengurusan KPR, jangan terlalu percaya pada janji-janji bank yang sering menipu. Serta sebaiknya hindari bank-bank asing karena selain terpengaruh kondisi ekonomi di Indonesia, mereka juga dapat terpengaruh keadaan ekonomi di negara luar atau negara asalnya, sehingga jika tiba-tiba terjadi krisis di luar negeri, Anda dan KPR Anda bisa saja terkena dampaknya.
Mengandalkan koneksi
Sebaiknya Anda tidak mengandalkan koneksi Anda ketika mengajukan permohonan KPR. Karena bank akan menilai dengan sebaik-baiknya, apakah Anda layak untuk menerima KPR dengan keadaan keuangan Anda.
Seandainya pun Anda memiliki koneksi kelas “dewa” sehingga pengajuan KPR Anda diterima, Anda bisa saja gagal memenuhi kewajiban KPR Anda, karena pada kenyataannya keadaan keuangan Anda tidak cukup kuat untuk menerima beban KPR tersebut.

 

Artikel Terkait

Lihat Semua

Artikel Terpopuler

Lihat Semua