Spinner Icon

Desain Lantai Kayu yang Unik untuk Rumah Kamu!

Author Image
yoyo.angelica
Info Terbaru · 31 Oktober 2022
Table of Contents:
  • 8 Inspirasi Desain Lantai Berbahan Kayu yang Minimalis
  • 1. Pola Kayu yang Dilukis
  • 2. Kayu dengan Nuansa Abu-abu
  • 3. Pola Kayu Parquet
  • a. Parquet Herringbone
  • b. Parquet Chevron
  • c. Parquet Diamond
  • d. Parquet 3D
  • 4. Desain Lantai Kayu yang Dicat Penuh
  • 5. Desain dengan Berbagai Ukuran Papan
  • 6. Desain Lantai Kayu dengan Warna yang Ringan
  • 7. Cobalah Bahan Lain yang Menyerupai Kayu
  • 8. Lantai Kayu Hitam
  • Cara Merawat Lantai Kayu agar Tetap Awet
  • 1. Bersihkan Lantai Segera Bila Ada yang Tumpah
  • 2. Gunakan Bantalan Furniture
  • 3. Sapu dari Debu Setiap Hari
  • 4. Lakukan Vakum secara Mingguan
  • 5. Identifikasi Produk Pembersih yang Tepat
  • 6. Lapisi Kembali Sebelum Terlambat
  • Kesimpulan

Jika kamu sedang mencari desain lantai untuk rumah baru, kamu mungkin kesulitan membuat keputusan antara lantai kayu dan ubin keramik. Namun, tahukah kamu kalau lantai berbahan kayu juga memiliki banyak kelebihan. Lantai kayu menambah kesan hangat dan dapat mempercantik properti. Untuk mempermudah kamu dalam menetapkan desain lantai berbahan kayu untuk rumah, kami telah mengumpulkan beberapa kumpulan desain yang menarik di artikel ini.


8 Inspirasi Desain Lantai Berbahan Kayu yang Minimalis

Lantai kayu tidak hanya menambah sentuhan elegan pada rumah, tetapi juga memberikan kesan kehangatan. Banyak pemilik rumah percaya bahwa memiliki lantai kayu bahkan membuat ruang terlihat lebih besar.

Selain itu, kayu adalah isolator alami yang membantu menjaga panas di saat dingin dan membuat rumah sejuk saat panas. Cocok di negara yang tropis seperti Indonesia.

Yuk, simak daftar desain lantai kayu untuk dicoba di rumah kamu.

1. Pola Kayu yang Dilukis

Untuk pemilik rumah yang tidak takut untuk mencoba sesuatu yang berbeda, pola yang kontras adalah salah satu cara  untuk menghidupkan lantai kayu tua yang butuh pembaruan. Kamu dapat mencobanya di rumah dengan dua warna, atau hanya menggunakan satu warna untuk memamerkan hasil akhir alami lantai.

2. Kayu dengan Nuansa Abu-abu

Kayu dengan nuansa abu-abu yang sejuk menawarkan sentuhan modern pada kayu dan rumah, cocok bagi kamu yang ingin mencapai kesan Skandinavia. Selain itu, lantai abu-abu juga tidak membuat rumah cepat terasa kotor karena debunya akan terlihat lebih sedikit jika dibandingkan dengan kayu warna coklat. Lantai abu-abu yang lebih terang juga dapat membuat ruangan terasa terbuka dan lapang.

3. Pola Kayu Parquet


Pola kayu parquet memiliki dimensi yang tetap, sehingga dapat diletakkan dalam pola geometris yang rumit. Lantai kayu parquet adalah cara yang bagus untuk memperkenalkan pola yang bergaya dan timeless.

Lantai parquet merupakan salah satu solusi bagi kamu yang menginginkan perawatan minimal dan selalu terlihat rapi dan bersih. Desain lantai kayu ini tidak membutuhkan banyak perawatan yang merepotkan. Kamu tinggal membersihkan seperti biasa, menyapu dan mengepel.

Berikut macam-macam pola parquet yang bisa kamu pilih.

a. Parquet Herringbone

Lantai parquet Herringbone memiliki desain yang cantik dan tak lekang oleh waktu, selain itu dapat menambah kesan mewah di hampir semua ruangan. Herringbone - umumnya digunakan di Roma dan telah menjadi ciri keindahan dan keanggunan sejak saat itu. Bayangkan pesona rumah tua Inggris dan Prancis yang ditata ulang di rumah kamu.

b. Parquet Chevron

Parquet Chevron juga klasik, meskipun memiliki kesan yang yang lebih kontemporer. Namun, pemasangan pola ini sebenarnya tidaklah mudah dan kamu bisa saja mengeluarkan biaya lebih jika terjadi kesalahan. Ada baiknya untuk menyerahkan pemasangan parquet ini kepada ahlinya.

c. Parquet Diamond

Desain lantai kayu diamond adalah pilihan klasik yang berani dan mewah yang mungkin dianggap "baru" oleh banyak pemilik rumah. Desain ini banyak digunakan di istana Eropa pada masa lalu.

d. Parquet 3D

Ingin desain lantai kayu yang lebih berani? Kamu bisa mencoba desain lantai parquet 3D. Meskipun desain ini telah ada selama ratusan tahun, mereka membuat comeback yang berani akhir-akhir ini.

Dengan menempatkan elemen lantai kayu kontras tinggi secara strategis, kamu dapat menciptakan ilusi kedalaman. Orang yang berkunjung ke rumahmu dapat dibuat kagum dengan lantai kayu yang mewah.

4. Desain Lantai Kayu yang Dicat Penuh

Buat suasana hangat di rumah dengan lantai yang dicat. Lantai kayu yang dicat sudah ada sejak tahun 1600-an. Orang melakukan ini untuk mencerahkan dan membuat lantai terasa baru.

Jadi, kamu tidak perlu mengganti seluruh lantai kayu untuk mengubah suasana ruangan. Kamu bisa menggunakan lantai kayu keras yang dapat diamplas dan dipoles ulang.

5. Desain dengan Berbagai Ukuran Papan

Siapa bilang lantai papan kayu harus sama lebarnya? Lantai kayu awalnya tidak terbuat dari papan dengan ukuran seragam. Mencampur dan mencocokkan berbagai ukuran dari lantai kayu juga bisa kamu coba untuk menambah nilai estetik lantai rumah. Pilihan ini hemat biaya dan bisa jadi solusi mudah untuk area yang kehilangan potongan kayu atau papan. Pada akhirnya, lantai akan terlihat menarik dan menyatu.

6. Desain Lantai Kayu dengan Warna yang Ringan


Sumber: Interior Design Ideas

Lantai kayu dengan warna ringan dapat menciptakan suasana yang tenang dan santai di rumah, serta meningkatkan cahaya dan space di sebuah ruangan. Hasil akhir kayu pucat sangat ideal untuk nuansa Skandinavia. Penggunaan warna ini juga sangat ideal untuk ruangan yang tidak mendapatkan banyak cahaya alami atau untuk ruang terbuka yang besar untuk menciptakan efek kontemporer yang elegan.

7. Cobalah Bahan Lain yang Menyerupai Kayu

Jika lantai kayu asli di luar anggaran kamu atau tidak memungkinkan ada di rumah, ada beberapa alternatif bagus untuk ide lantai kayu kamu. Salah satunya adalah luxury vinyl flooring (LVT), yang dirancang untuk meniru kayu dan dapat diletakkan di papan atau ubin, dengan teknik click lock atau glue down.

Jenis ini dapat tahan lama dan tahan air, LVT bisa menjadi pilihan yang baik untuk lantai dapur atau kamar mandi, di mana cipratan dan tumpahan lebih mungkin terjadi. LVT juga bagus untuk ruang tamu karena tidak mudah tergores dibandingkan kayu.

8. Lantai Kayu Hitam

Jika kamu memiliki skema warna ruang tamu dengan banyak monokrom, lantai kayu hitam akan membuat ruangan semakin terlihat menarik. Jangan takut untuk memilih lantai hitam, karena warna ini akan menonjol sebagai pilihan desain yang berani, tetapi juga akan berfungsi sebagai warna netral yang bagus untuk banyak warna. Selain untuk ruang tamu, kamu bisa memilih lantai kayu ini untuk kamar tidur, lho.

Baca juga: Simak Jenis-Jenis Bahan Kayu Terbaik Untuk Interior Rumah!


Cara Merawat Lantai Kayu agar Tetap Awet

Merawat lantai kayu adalah salah satu hal penting jika kamu ingin memilikinya. Dengan merawatnya dengan benar, kayu dapat bertahan selama mungkin. Berikut panduan praktis untuk membantu kamu merawat lantai kayu dengan benar.

1. Bersihkan Lantai Segera Bila Ada yang Tumpah

Gunakan kain kering atau sedikit lembab untuk segera melap apa pun yang kamu tumpahkan. Hindari pel basah karena ini dapat membuat kayu rusak.

Penting juga untuk menjaga tingkat kelembaban kayu tetap rendah untuk menghindari penggumpalan, pemisahan, dan kayu yang terbuka.

2. Gunakan Bantalan Furniture

Goresan adalah salah satu yang bisa merusak lantai kayu. Beberapa goresan mungkin tidak dapat dihindari, tetapi ada juga yang bisa dicegah. Salah satu cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menambahkan bantalan furniture ke kaki kursi, sofa, meja, dan lainnya.

3. Sapu dari Debu Setiap Hari

Debu bisa mengendap di serat dan di antara papan lantai. Meski kecil, partikel debu bisa tajam dan cukup padat untuk menyebabkan goresan kecil pada lapisan kayu. Hal ini dapat membuat lapisan pelindung di atas lantai kamu terlihat kusam.

4. Lakukan Vakum secara Mingguan

Meski terdengar melelahkan, vakum debu setiap minggu bukan hanya kunci untuk menjaga kebersihan rumah, tetapi juga memastikan remah-remah dan kotoran yang saat menyapu tidak menggores lantai.

5. Identifikasi Produk Pembersih yang Tepat

Sebaiknya ikuti rekomendasi produk pembersih dari produsen pelapis dan lantai kamu. Namun, jika masih bingung, sebaiknya jangan gunakan pembersih dengan bahan kimia keras untuk membersihkan lantai kayu. Bahan kimia tertentu dapat mengubah tampilan kayu dan membuatnya terlihat tidak bagus (seperti putih berkabut).

6. Lapisi Kembali Sebelum Terlambat

Saat lantai mulai ‘aus’, saatnya untuk melapisi ulang lantai. Proses ini dapat memperpanjang umur lantai selama bertahun-tahun dengan menambahkan lapisan perlindungan setiap kali dibutuhkan. Ada banyak pelapis lantai di pasaran. Pilihan terbaik untuk pelapisan ulang mungkin tergantung pada kebutuhan dan spesifikasi lantai kayu kamu.

Baca juga: Ketahui Manfaat dan Kelebihan Kayu Meranti untuk Rumah


Kesimpulan

Nah, itu dia daftar desain lantai kayu dan cara merawatnya agar tetap awet. Jenis lantai kayu manapun yang kamu pilih, desain kamu hanya dibatasi oleh imajinasi kamu sendiri. Pastikan kamu dapat mengeksekusi pilihanmu dengan benar!

Kunjungi website BTN Properti untuk info lebih lanjut.

 

Artikel Terkait

Lihat Semua

Artikel Terpopuler

Lihat Semua