Spinner Icon

Tanaman Hias Mini Ruangan: 5 Pilihan untuk Udara Lebih Segar

Author Image
yoyo.angelica
Info Terbaru · 19 September 2023
Table of Contents:
  • 5 Inspirasi Jenis Tanaman Hias Mini di Ruangan Indoor
  • 1. Aloe Vera
  • 2. Lidah Mertua
  • 3. Sukulen Roseum
  • 4. Jade Plant
  • 5. Zebra Plant
  • Tips Merawat Tanaman Hias Indoor
  • 1. Perhatikan Media Tanam
  • 2. Hitung Jumlah Air pada Proses Penyiraman
  • 3. Berikan Sinar Matahari
  • 4. Berikan Pupuk Secara Rutin
  • 5. Memangkas Tanaman Secara Rutin
  • Wujudkan Rumah Impian Kamu dengan KPR BTN

Apakah kamu sering merasa udara di ruangan terasa kurang segar? Jika iya dan kerap terganggu oleh hal tersebut salah satu solusinya adalah bisa dengan meletakkan tanaman hias di ruangan. Tanaman hias ruangan tidak hanya memberikan sentuhan alami yang indah pada dekorasi rumah, tetapi juga memiliki kemampuan unik untuk menyaring udara dan meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan. Dalam artikel ini, akan dibahas 5 pilihan tanaman hias yang dapat dipertimbangkan untuk menciptakan udara yang lebih segar di dalam rumah.

Tanaman hias bukan hanya sekadar hiasan yang indah, tetapi juga dapat berperan sebagai penyejuk udara alami. Beberapa tanaman memang memiliki kemampuan untuk menyaring polutan udara dan menghasilkan udara yang lebih segar. Dengan memasukkan tanaman-tanaman ini ke dalam ruangan, kamu dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. Berikut beberapa jenis tanaman hias yang dapat digunakan untuk menghias dan menyejukkan ruangan.

Key Takeaways:

  • Tanaman hias mini merupakan salah satu opsi yang dapat dipilih sebagai dekorasi rumah. Di samping itu, manfaat lain yang diberikan oleh tanaman hias mini tersebut adalah penyaringan polutan sehingga udara terasa lebih segar.
  • Dalam memilih tanaman hias mini, jenis sukulen merupakan jenis tanaman yang populer untuk digunakan. Beberapa di antaranya adalah lidah buaya atau aloe vera, lidah mertua, sukulen roseum, jade plant atau tanaman giok, dan zebra plant.
  • Selain memilih jenis tanaman hias untuk rumah, sebaiknya kamu juga mengetahui bagaimana perawatan dari tanaman hias tersebut. Mulai dari media tanam yang digunakan, pemberian air maupun sinar matahari yang cukup, memberi pupuk tambahan secara rutin, serta memangkas tanaman secara teratur.

5 Inspirasi Jenis Tanaman Hias Mini di Ruangan Indoor

1. Aloe Vera


Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat tanaman yang dapat menyegarkan ruangan, aloe vera atau lidah buaya termasuk ke dalam kategori ini. Aloe vera mudah dirawat dalam ruangan, cocok untuk kamu yang pemula dalam merawat tanaman. Aloe vera dapat bertahan hidup dalam berbagai kondisi cahaya, walau sebaiknya tetap diberikan pencahayaan yang cukup. Oleh karena itu, tanaman yang satu ini cocok untuk dijadikan tanaman hias indoor bagi rumah. Selain kemampuannya untuk membuat udara lebih segar, aloe vera juga dikenal bagus untuk mengobati ruam, luka bakar, dan iritasi kulit.

Meski memiliki penampilan yang menarik, namun perlu diingat bahwa aloe vera memiliki daun yang tebal, dengan bentuk memanjang runcing dan disertai duri pada permukaannya. Maka dari itu penyimpanan tanaman hias ini pun harus dijauhkan dari jangkuan anak kecil agar aman. Dengan banyaknya manfaat yang dimiliki oleh aloe vera, maka tanaman tersebut merupakan pilihan yang pas untuk dijadikan tanaman hias indoor di rumah.

2. Lidah Mertua

Lidah mertua dengan nama lain sansevieria atau snake plant merupakan tanaman hias yang populer untuk digunakan sebagai dekorasi di dalam ruangan. Lidah mertua banyak dipilih untuk menghiasi ruangan karena perawatannya sangat mudah untuk dilakukan. Tanaman hias ini dapat bertahan berminggu-minggu tanpa sinar matahari ataupun air sekalipun. Maka dari itu, kamu tidak perlu khawatir jika harus meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, karena tanpa sinar matahari dan penyiraman yang intensif pun, lidah mertua akan tetap hidup dengan indah. Selain itu, lidah mertua juga memiliki kemampuan untuk menyerap polutan yang ada di udara, sehingga tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias outdoor.

Lidah mertua memiliki bentuk daun meruncing, kaku, dan tumbuh memanjang ke atas. Panjang dari daunnya bisa mencapai tiga kaki, namun dapat juga dipotong agar menjadi tanaman hias mini yang pas untuk diletakkan di ruangan. Dengan warna hijau pada permukaan daun dan sentuhan warna kuning di tepinya menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki oleh tanaman sukulen jenis satu ini.

3. Sukulen Roseum


Roseum merupakan salah satu jenis tanaman sukulen yang tumbuh rendah dengan panjang sekitar 10 cm hingga 15 cm. Sukulen roseum, atau biasa disebut dengan echeveria roseum, memiliki penampilan yang indah dan unik. Pada musim panas tanaman tersebut akan tumbuh dengan warna pink muda.

Tanaman sukulen yang satu ini lebih suka mendapatkan sinar matahari secara penuh, jadi kamu dapat meletakkan sukulen roseum di dekat jendela agar mendapat paparan cahaya matahari yang cukup. Dengan keindahan dan perawatannya yang mudah, jenis sukulen yang satu ini cocok digunakan sebagai tanaman hias mini ruangan indoor.

4. Jade Plant


Jade plant atau dikenal juga dengan tanaman giok (Crassula ovata) merupakan tanaman asal Afrika Selatan yang mudah sekali tumbuh dan berumur panjang. Tanaman yang satu ini tumbuh kekar dengan batang bercabang, daunnya tebal serta mengkilap. Apabila tumbuh dengan cahaya matahari penuh maka akan muncul warna merah di tepinya.

Jade plant dapat tumbuh subur hingga mencapai beberapa kaki, tetapi juga dapat tumbuh sebagai tanaman hias mini dengan ukuran satu kaki. Tips dalam merawat tanaman giok supaya tetap sehat adalah dengan membiarkan tanah benar-benar kering saat penyiraman.

5. Zebra Plant


Tanaman hias yang satu ini mirip dengan lidah buaya. Disebut sebagai tanaman zebra karena pada daunnya terdapat bercak putih dan garis-garis putih seperti motif pada tubuh zebra. Cara merawat tanaman ini adalah dengan meletakkannya di dekat jendela agar mendapat cahaya matahari secara tidak langsung selama beberapa jam setiap harinya, dan di antara proses penyiraman pastikanlah tanah sudah benar-benar kering.

Pertumbuhan jenis sukulen yang satu ini terhitung lambat dan sebagian besar tetap berukuran kecil, maka dari itu cocok untuk ditempatkan pada pot kecil untung menghiasi sudut ruang dari rumah kamu. Dengan bentuk daunnya yang runcing serta motifnya yang mencolok, zebra plant akan menambah kesan estetik pada ruangan.

Baca juga: 7 Tanaman Hias Anti Nyamuk untuk Rumah Bebas Nyamuk


Tips Merawat Tanaman Hias Indoor

Tanaman hias indoor merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk membuat interior rumah menjadi lebih indah. Selain itu, dengan adanya tanaman hias dalam ruangan pun akan membuat udara menjadi lebih segar. Untuk tetap mempertahankan keindahan serta kesegaran udara, maka tanaman hias tersebut perlu dirawat dengan baik. Berikut beberapa tips dalam merawat tanaman hias indoor.

1. Perhatikan Media Tanam

Tanaman hias indoor biasanya menggunakan pot berukuran kecil atau sedang sebagai media tanam. Alangkah baiknya sebelum meletakkan tanaman ke dalam pot, tanah yang di dalamnya harus dibuat subur terlebih dahulu dengan cara memberikan pupuk sebagai nutrisi untuk tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

2. Hitung Jumlah Air pada Proses Penyiraman

Tanaman hias tentu membutuhkan air untuk bertahan hidup, namun kebutuhan air juga harus disesuaikan dengan baik. Saat melakukan proses penyiraman pada tanaman hias indoor, air jangan sampai menggenang pada pot karena dapat menyebabkan tanaman menjadi busuk dan tumbuhan bisa mati. Tanaman dapat disiram rutin pada pagi dan sore hari, dan pastikan air yang diberikan berada dalam jumlah yang cukup.

3. Berikan Sinar Matahari

Walaupun ada tipe tanaman hias yang dapat tumbuh meskipun tidak mendapatkan sinar matahari, namun sebaiknya tetap memberikan pasokan sinar matahari yang cukup sebagai upaya dalam merawat tanaman hias indoor. Kamu dapat menempatkan tanaman di dekat jendela atau terkadang mengeluarkan tanaman di teras rumah untuk mendapat cahaya matahari secara utuh.

4. Berikan Pupuk Secara Rutin

Pupuk berfungsi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman agar dapat bertumbuh dengan baik meski berada di dalam pot dan dalam ruangan indoor. Walaupun sebelumnya di awal tanah sudah diberikan pupuk, pemberian pupuk tambahan juga masih dilakukan secara rutin. Pupuk yang digunakan dapat berupa pupuk kompos atau pupuk kandang, hindari penggunaan pupuk yang tidak alami.

5. Memangkas Tanaman Secara Rutin

Tanaman hias akan mengalami proses tumbuh dan akan menyebabkan daun menguning serta layu. Maka dari itu, dibutuhkan untuk memangkas bagian tanaman yang sudah layu supaya tanaman tetap tampak rapi dan terawat.

Baca juga: Pot Tanaman Hias: 7 Pilihan yang Estetik dan Fungsional


Wujudkan Rumah Impian Kamu dengan KPR BTN

Itulah penjelasan tentang jenis tanaman hias apa saja yang cocok untuk ruangan indoor beserta tips merawatnya. Ingin memperoleh informasi atau tips bermanfaat lainnya seputar properti dan dekorasi? Cek website BTN Properti di mana kamu bisa menemukan berbagai informasi terkait properti dan dekorasi lainnya yang bermanfaat.

 

Artikel Terkait

Lihat Semua

Artikel Terpopuler

Lihat Semua