Spinner Icon

Pengertian Vintage hingga Perbedaannya dengan Retro

Author Image
yoyo.angelica
Info Terbaru · 28 Mei 2024
Table of Contents:

Akhir-akhir ini gaya vintage semakin populer terutama di kalangan anak muda. Mulai dari fashion, interior design, maupun dekorasi, gaya vintage sering digunakan. Pasalnya, gaya vintage tidak hanya menampilkan kesan klasik, tetapi juga keunikan tersendiri sehingga desain tampak stylish dan berkualitas.

Dalam dunia properti, vintage tidak hanya tentang sesuatu atau barang yang sudah kuno, melainkan merujuk pada sesuatu yang memang sengaja didesain kuno untuk menghasilkan kesan artistik.

Desain vintage kini menjadi salah satu desain dengan peminat yang banyak. Tidak sedikit juga yang mengombinasikannya dengan konsep lain seperti konsep modern, shabby chic, minimalis, dan lainnya.

Artikel berikut akan menjelaskan apa itu pengertian vintage hingga perbedaannya dengan retro. Ingin tahu lebih lanjut? Yuk, simak artikel berikut.


Key Takeaways:

  • Vintage adalah salah satu istilah yang bisa digunakan sebagai adjective (kata sifat) serta noun (kata benda). Umumnya di Indonesia, vintage digunakan untuk menjelaskan sifat suatu benda. Secara umum, vintage memiliki arti hal antik yang sudah ketinggalan zaman.
  • Dengan menyimpan barang untuk menciptakan gaya vintage atau membeli barang di toko barang bekas, berarti kamu mendukung go-green lifestyle atau mengurangi sampah furnitur. Barang yang dianggap telah menjadi sampah bisa kamu olah dan modifikasi sedikit untuk dijadikan dekorasi rumah. Terlebih lagi, barang vintage umumnya memiliki nilai jual yang tinggi.
  • Perbedaan vintage dengan gaya retro yaitu tahun yang dimaksud, warna, fan style fashion.

Pengertian vintage

Vintage adalah salah satu istilah Inggris yang bisa digunakan sebagai adjective (kata sifat) serta noun (kata benda). Umumnya di Indonesia, vintage digunakan untuk menjelaskan sifat suatu benda. Secara umum, vintage memiliki arti hal antik yang sudah ketinggalan zaman.

Menurut Oxford Languages, arti vintage merupakan kata yang menunjukkan sesuatu bermutu tinggi dari masa lalu atau ciri masa terbaik karya seseorang. Sedangkan dalam bahasa Latin, vintage berasal dari kata "vinum" yang artinya wine. Kata vintage sering digunakan ketika akan memanen anggur saat itu.

Tetapi akhir-akhir ini, vintage merujuk pada hal-hal antik yang sudah kuno. Oleh sebab itu, semakin panjang masa usia benda vintage, maka semakin tinggi nilai estetikanya.

Tapi, vintage tidak selalu tentang hal yang berasal dari zaman dahulu. Kini, semua hal yang memiliki karakteristik unik dan antik sering disebut dengan vintage.

Begitupun di dunia properti, gaya vintage juga diadopsi dalam pembangunan rumah untuk menonjolkan kesan klasik dan artistiknya. Bahkan, desain ini menjadi favorit banyak orang karena selalu memberikan kesan baru dan berbeda bagi setiap orang.

Nilai estetika pada rumah bergaya vintage juga tinggi karena sering menggunakan barang antik. Rumah akan terasa semakin hangat dan nyaman degan vintage style.


Perbedaan vintage dengan retro


Banyak orang menganggap vintage sama dengan retro. Nyatanya, kedua hal itu berbeda. Di bawah ini beberapa perbedaannya:

1. Tahun

Gaya vintage mengacu pada hal yang lebih dulu dibanding retro. Istilah vintage mengacu pada mode tahun 20-an sampai 60-an. sementara istilah retro mengacu pada mode tahun 70-an sampai 90-an.

2. Warna

Umumnya, warna-warna pada desain vintage lebih feminim karena sering didominasi warna muda seperti hijau, pink, cream, dan warna lainnya yang terkesan sederhana. Berbeda dengan retro yang lebih sering menggunakan warna bebas dan didominasi dengan kesan gelap.

3. Style fashion

Dalam dunia fashion, gaya retro memiliki konsep gaya disko. Misalnya menggunakan pakaian berbahan kulit, celana model cutbray, hingga penggunaan rompi. Bahkan, gaya retro juga bisa memadukan berbagai corak yang mencolok.

Sementara, vintage style memiliki konsep simple. Umumnya, gaya vintage menggunakan warna netral dan sederhana.


Alasan mengapa vintage sering disukai

Gaya vintage merupakan gaya yang sedang populer saat ini. Tidak hanya di bidang fashion, tetapi juga di bidang lainnya seperti seni, desain properti, interior, dan elemen dekoratif. Banyak sekali alasan yang bisa membuktikan mengapa kamu bisa menggunakan desain vintage.

1. Menghadirkan kesan yang unik

Jika kamu bosan dengan tampilan rumah yang begitu-begitu saja, segera tambahkan aksen vintage. Kamu bisa melakukannya melalui furnitur. Misalnya mengganti sofa model sekarang dengan model zaman dahulu yang terbuat dari kayu asli.

2. Tidak membutuhkan biaya besar

Dalam menciptakan desain vintage, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Kamu bisa menggunakan barang yang sudah tidak terpakai lagi.

Bahkan, kini sudah banyak toko barang bekas dan pasar loak yang hadir menjual berbagai barang kuno dengan harga murah. Jadi kamu tidak perlu repot-repot menyimpan barang untuk menimbulkan kesan vintage.

3. Ramah lingkungan

Dengan menyimpan barang untuk menciptakan gaya vintage atau membeli barang di toko barang bekas, berarti kamu mendukung go-green lifestyle atau mengurangi sampah furnitur.

Barang yang dianggap telah menjadi sampah bisa kamu olah dan modifikasi sedikit untuk dijadikan dekorasi rumah. Terlebih lagi, barang vintage umumnya memiliki nilai jual yang tinggi.

4. Nilai sejarah dan sentimental

Gaya vintage identik dengan barang antik atau bahkan warisan keluarga dan tentunya mengandung nilai sejarah atau kisah tersendiri yang sentimental. Selalu ada cerita dibalik perabotan atau aksesoris yang digunakan dapat memberikan kesan emosional bagi penghuni serta pemiliknya.

5. Mencerminkan nuansa hangat dan menyenangkan

Di bidang properti, rumah dengan desain vintage sering diminati karena dapat memberikan kesan hangat dan menyenangkan baik bagi penghuni ataupun para pengunjung. Penggunaan material sederhana dan alami seperti kayu dan kain katun membuat kamu semakin nyaman di rumah. Ditambah dengan pemilihan warna klasik sehingga rumah terasa sederhana dan mengundang bagi para tamu.


Inspirasi desain rumah vintage


Ingin segera mengusung konsep vintage pada rumahmu? Berikut kami sediakan beberapa inspirasi gaya vintage khusus untukmu.

1. Gaya mid-century modern pada ruang makan

Desain vintage yang satu ini merujuk pada era tahun 1960-an dengan penggunaan furnitur beraura klasik. Untuk menambah kesan vintage, kamu juga bisa menggunakan kain berwarna lembut seperti krem atau abu-abu. Gunakan lampu gantung untuk menambah sentuhan klasik yang khas.

2. Rumah ala vintage dengan gaya feminim

Seperti yang dikatakan sebelumnya, desain vintage lebih menampilkan konsep feminim. Oleh karena itu, kamu bisa membangun rumah ala vintage dengan gaya shabby chic untuk memperkuat sentuhan feminin.

Bahkan, perpaduan gaya vintage dan shabby chic bisa menambahkan kesan estetika pada rumah. Terutama untuk para wanita, desain ini cocok untuk ruang dapur. Walaupun memiliki dapur yang minimalis, kamu bisa menggunakan warna-warna soft seperti warna pastel untuk bagian dinding dan tambahkan sentuhan dekoratif khas shabby chic.

3. Kamar tidur bergaya vintage modern

Mendesain kamar tidur supaya nyaman untuk beristirahat merupakan hal yang penting. Sebagai inspirasi, kamu bisa menerapkan gaya vintage modern di kamar.

Cukup dengan menggunakan dinding berwarna abu-abu sebagai background dan menambahkan dekorasi berwarna cerah, maka kamar terlihat menarik dan modern. Sebagai dekorasi tambahan, kamu bisa menggunakan lampu gantung untuk pencahayaan.

Baca juga: Inspirasi Desain Kamar Vintage, Klasik, dan Mewah di Indonesia

4. Ruang kerja dengan vintage style

Bagi kamu yang sering bekerja dari rumah (WFH), desain ruang kerja bergaya vintage bisa menjadi pilihan yang tepat. Dengan gaya yang elegan, kamu akan merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk bekerja di lingkungan rumah.

Pemilihan kayu berkualitas tinggi dapat memberikan kesan klasik dan karakteristik tersendiri pada ruangan. Untuk menambah kesan mewah dan artistik, kamu bisa memilih perabot dengan material beludru yang eksklusif.

Tidak hanya itu, dekorasi tambahan seperti lampu, elemen kayu, dan pola lantai juga bisa menjadi pelengkap yang sempurna untuk ruang kerja kamu.

Baca juga: Klasik dan Elegan, Ini Dia 6 Inspirasi Rumah Vintage Minimalis


Kesimpulan

Itu dia penjelasan pengertian vintage, perbedaannya dengan retro, hingga inspirasi desain rumah vintage minimalis. Desain rumah vintage tidak selalu tentang barang atau furnitur jadul saja.

Kamu juga bisa merubah elemen lainnya untuk menciptakan gaya vintage seperti lantai keramik, warna dinding, dekorasi, dan tata letak furnitur.

Jangan lupa untuk memastikan bahwa perpaduan antara warna dan elemen yang digunakan tidak saling bertabrakan supaya rumahmu tampil sederhana sekaligus menarik. Yuk, wujudkan impian rumah sekarang.

Kamu dapat mengunjungi website kami untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tips dekorasi hunian dan info KPR. Klik link ini untuk menjelajahi website kami.

 

Artikel Terkait

Lihat Semua

Artikel Terpopuler

Lihat Semua